Dikoleksi BlackRock, Vanguard, hingga Lo Kheng Hong, Saham PGN (PGAS) Menarik?
RHB Sekuritas merevisi rekomendasi saham PGAS menjadi netral dari buy. Target harga saham PGAS juga baru di Rp 1.400 dari sebelumnya Rp 1.440. “Berdasarkan nilai ESG sebesar 2,9 dibandingkan median negara yang sebesar 3, kami menerapkan 2% diskon ESG ke target harga baru saham PGAS,” pungkas perusahaan efek itu.
Jika RUPST PGAS pada 30 Mei menyetujui rasio pembayaran dividen sebesar 70%, maka dividend yield dapat mencapai 9%. Harga saham PGAS selama sebulan terakhir mengungguli IHSG yang sebesar 6%, dengan investor asing mencatatkan pembelian senilai Rp 504 miliar.
Baru-baru ini, investor kawakan Lo Kheng Hong diketahui masuk top 10 pemegang saham PGN (PGAS). Berdasarkan data per 30 April 2024, Lo Kheng Hong memiliki 149.978.100 (0,62%) saham PGAS dan menjadi pemegang saham nomor 8 terbesar.
Selain Lo Kheng Hong, terdapat pula nama perusahaan investasi global tersohor, seperti BlackRock dan Vanguard. BlackRock memegang sebanyak 166.127.400 (0,69%) saham PGAS. Sedangkan Vanguard mengantongi 408.672.800 (1,69%) saham PGAS.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






