Jumat, 15 Mei 2026

Pertamina Geothermal (PGEO) Bagi Dividen, Potensi per Sahamnya Segini, Berikut Jadwalnya

Penulis : Thresa Sandra Desfika
31 Mei 2024 | 07:52 WIB
BAGIKAN
Area Ulubelu di WKP Gunung Way Panas yang dikelola PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), sekitar 125 km dari Kota Bandar Lampung. (Foto: PGEO)
Area Ulubelu di WKP Gunung Way Panas yang dikelola PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), sekitar 125 km dari Kota Bandar Lampung. (Foto: PGEO)

Julfi menambahkan, RUPST tahun buku 2023 juga menyoroti hasil kinerja keuangan dan produksi Pertamina Geothermal (PGEO) yang positif. “Hal ini dibuktikan dengan pencapaian laba bersih sebesar US$ 163,57 juta, meningkat 28,47% dibanding 2022 (year on year/yoy), pendapatan usaha sebesar US$ 406,28 juta, meningkat 5,24% yoy, dan produksi operasi sendiri (own operations production) sebesar 4.734,57 GWh, meningkat 2,26% yoy,” ungkap dia.

Julfi menyatakan bahwa di tengah kondisi perekonomian global yang menantang, PGE mampu menerapkan strategi dan kebijakan strategis yang tepat sehingga bisa mendorong kinerja yang sangat baik di 2023. Secara umum, keseluruhan kinerja operasional dan keuangan perseroan meningkat dan berada di atas target yang ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2023.

“Sepanjang tahun 2023, perseroan telah melakukan berbagai langkah pengembangan bisnis untuk memaksimalkan aset yang kami miliki, menciptakan nilai (creating values) dari bisnis yang telah berjalan, serta mewujudkan potensi bisnis produk-produk turunan geotermal, seperti green hydrogen,” kata Julfi.

ADVERTISEMENT

Perseroan, lanjut Julfi, juga menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana IPO, yang dialokasikan untuk investasi pengembangan kapasitas tambahan dari wilayah kerja panas bumi (WKP) operasional melalui pengembangan konvensional dan utilisasi teknologi co-generation, investasi pengembangan kemampuan digital, analitik, dan manajemen reservoir.

Dana IPO juga digunakan untuk pembayaran sebagai facilities agreement antara perseroan dengan mandated lead arrangers, kreditur sindikasi awal, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebagai facility agent.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 3 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 41 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 45 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 3 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia