BEI Gelar Sharia Investment Week 2024
JAKARTA, investor.id – Perkembangan pasar modal syariah mulai terasa sejak kehadiran Fatwa No 80 yang dikeluarkan Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Kehadiran fatwa tersebut dan adanya Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) di Bursa Efek Indonesia (BEI), serta peluncuran Sharia Online Trading System (SOTS) pertama pada tahun 2011.
Momentum tersebut menjadi tonggak kebangkitan pasar modal syariah di Indonesia, walau sejatinya sudah mulai dikembangkan sejak tahun 1997 dengan terbitnya reksa dana syariah pertama.
Sejak itu, pasar modal syariah Indonesia berkembang pesat dan semakin diakui sebagai pasar modal syariah terbaik di dunia. Hal ini ditandai dengan penghargaan internasional Global Islamic Finance Awards untuk kategori “The Best Islamic Capital Market” selama empat kali berturut-turut sejak 2019 hingga 2022.
Pada tahun 2023, BEI juga meraih penghargaan sebagai “Lembaga Penggerak Investasi Syariah” dalam ajang Anugerah Syariah Republika 2023.
Seperti halnya industri jasa keuangan lainnya, pasar modal syariah pun menghadapi tantangan dalam pengembangan ke depan. Karena itu, melalui acara tahunan Sharia Investment Week (SIW), BEI hendak mengupas terkait isu terkini dan yang akan dihadapi pasar modal syariah ke depan.
Tahun ini SIW mengangkat tema besar “The Future of Indonesia Islamic Capital Market”. Pembahasan tentang masa depan pasar modal syariah di Indonesia dilihat dari sudut pandang investor, regulator, akademisi, stakeholder serta lainnya. Pembahasan dikemas dalam bentuk yang santai dan menarik.
Sharia Investment Week (SIW) 2024 diselenggarakan oleh BEI bekerja sama dengan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), serta didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Menariknya, tahun ini menjadi spesial karena sekaligus merayakan lima tahun SIW yang digelar secara berkala sejak tahun 2019.
Pada tahun ini, SIW akan kembali diadakan secara tatap muka dengan tetap dapat juga disaksikan dan dihadiri secara virtual. Acara offline akan diadakan di Main Hall BEI, Jakarta. Sementara secara virtual melalui platform SIW: https://siw.idx.co.id.
Peserta juga dapat menyaksikan seminar dan talk show SIW 2024 pada YouTube Indonesia Stock Exchange dan IDX Islamic. Sebagai rangkaian dari SIW 2024, BEI, KPEI, dan KSEI menyelenggarakan kompetisi video pendek dengan mengangkat tema “Aku Investor Saham Syariah” pada 20 Mei – 3 Juni 2024.
Kegiatan SIW diselenggarakan dalam rangka meningkatkan literasi pasar modal syariah yang lebih luas dan inklusif serta memperkuat branding pasar modal syariah, serta sebagai bagian dalam kampanye “Aku Investor Saham”.
Tahun ini SIW 2024 diadakan selama tiga hari pada Kamis sampai Sabtu, 6-8 Juni 2024 dengan sub-tema yang berbeda-beda, yaitu “Insights into Action: Optimizing Investment in Islamic Capital Market”, “Pasar Modal Syariah, Mau Dibawa Ke Mana?” dan “Hijrah Finansial”.
Editor: Maswin
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Tag Terpopuler
Terpopuler




