Bumi Resources (BUMI) Batal Gelar RUPSLB soal Kuasi Reorganisasi
JAKARTA, investor.id - Emiten Grup Bakrie dan Salim, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) membatalkan pelaksanaan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang semula dijadwalkan berlangsung pada 28 Juni 2024.
Namun, rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) Bumi Resources tetap akan dilangsungkan pada 28 Juni 2024.
“Kami sampaikan bahwa RUPSLB yang rencananya akan dilaksankan pada hari Jumat, tanggal 28 Juni 2024 tersebut dibatalkan,” jelas direksi Bumi Resources dalam pengumuman di media massa, Selasa (4/6/2024).
RUPST dan RUPSLB BUMI itu sebelumnya juga sempat ditunda dari rencana semula digelar 30 Mei 2024. RUPST kemudian bakal digelar pada 28 Juni, tapi RUPSLB batal.
Pada sesi I perdagangan 4 Juni, saham BUMI tertekan. Di sekitar pukul 10.01 WIB, BUMI ada di Rp 85 atau melemah 4,49%.
Kuasi Reorganisasi
Adapun dalam RUPSLB, Bumi Resources (BUMI) semula akan meminta persetujuan terkait rencana melakukan kuasi reorganisasi dengan menggunakan laporan posisi keuangan konsolidasian tanggal 31 Desember 2023.
Kuasi reorganisasi adalah prosedur akuntansi untuk merestrukturisasi ekuitas dengan mengeliminasi saldo laba negatif.
“Perseroan bermaksud melakukan rencana kuasi reorganisasi dengan cara mengeliminasi akumulasi rugi (defisit) dengan menggunakan posisi agio saham yang merupakan selisih lebih antara setoran modal dengan nilai nominal saham,” jelas manajemen Bumi Resources dalam keterbukaan informasi, Selasa (23/4/2024).
Baca Juga:
Saham Medco (MEDC) Kenapa?Oleh karena itu, lanjut manajemen BUMI, sebagai langkah selanjutnya perseroan akan melakukan restrukturisasi terhadap modal melalui rencana kuasi reorganisasi, yaitu dengan cara mengeliminasi akumulasi rugi (defisit) dengan saldo agio saham. Per 31 Desember 2023, BUMI mencatatkan defisit US$ 2,35 miliar.
Beberapa manfaat dari rencana kuasi reorganisasi bagi BUMI, menurut manajemen, salah satunya adalah dengan tidak adanya saldo defisit, maka perseroan dapat memberikan dampak positif bagi para pemegang saham karena perseroan dapat membagi dividen sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Dengan batalnya RUPSLB membahas kuasi reorganisasi, maka peluang Bumi membagikan dividen masih tertutup untuk saat ini.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Tag Terpopuler
Terpopuler






