Adaro (ADRO) Bayarkan Dividen, Segini per Sahamnya
JAKARTA, investor.id - PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) dijadwalkan membayarkan dividen final pada Rabu, 5 Juni 2024. Besarannya sejumlah Rp 6,43 triliun atau Rp 209,31/saham.
Dividen final perseroan mengacu pada kurs tengah Bank Indonesia tanggal 29 Mei 2024 senilai Rp 16.095/USD.
“Dengan demikian jumlah keseluruhan dividen tunai final yang akan dibagikan perseroan dalam mata uang rupiah adalah sebesar Rp 6,43 triliun,” jelas Sekretaris Perusahaan Adaro Energy, Mahardika Putranto dalam keterbukaan informasi baru-baru ini.
Saat cum date pada 27 Mei 2024, saham Adaro ada di level Rp 2.870. Jika berpatokan pada harga itu, maka yield dividen Adaro di kisaran 7,29%.
Adapun pada perdagangan 4 Juni kemarin, saham ADRO ada di Rp 2,920. Dalam satu bulan terakhir saham ini menguat 6,96%.
Total Dividen
Pembagian dividen Adaro Energy (ADRO) berdasarkan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) perseroan pada 15 Mei 2024.
Daftar pemegang saham yang berhak atas dividen Adaro pada 29 Mei 2024 pukul 16.00 WIB.
Secara total Adaro menebar dividen tunai US$ 800 juta untuk tahun buku 2023 atau 48,74% dari laba bersih perseroan tahun lalu.
Di mana US$ 400 juta telah dibayarkan pada 12 Januari 2024 sebagai dividen interim. Sedangkan, sisanya US$ 400 juta dibayarkan sebagai dividen final pada 5 Juni.
Adaro (ADRO) mencetak laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk US$ 1,64 miliar pada tahun 2023. Adapun senilai US$ 841,43 juta dari laba bersih tahun lalu perseroan dimasukkan sebagai laba ditahan.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler





