Jumat, 15 Mei 2026

Beli Saham Ini di Awal Tahun, Dapat Gain 1.145%

Penulis : Thresa Sandra Desfika
12 Jul 2024 | 10:59 WIB
BAGIKAN
KARW. (annual report)
KARW. (annual report)

JAKARTA, investor.id - Saham PT Meratus Jasa Prima Tbk (KARW) terus melambung meski masuk papan pemantauan khusus full call auction (FCA). Dahulu emiten ini bernama PT ICTSI Jasa Prima Tbk.

Pada perdagangan 12 Juli 2024 sebelum jeda siang, saham KARW naik lagi 9,48% mentok auto rejection atas (ARA) ke Rp 635.

Saham ini sempat kena suspensi dan dibuka lagi perdagangannya pada 2 Juli 2024 tapi masuk papan pemantauan khusus. Pada perdagangan 2 Juli saham KARW memerah. Tapi setelah itu saham ini ARA terus.

ADVERTISEMENT

Pada awal tahun di 2 Januari 2024 saham KARW masih ada di Rp 51. Tapi kini harganya sudah di Rp 635. Artinya melambung 1.145%. Jika ada yang beli saham KARW di awal tahun 2024 di Rp 51 dan masih hold sampai sekarang, berarti ia dapat potensi gain sejumbo itu.

Saham KARW saat ini masuk papan pemantauan khusus dengan kriteria 5 yang artnya memiliki ekuitas negatif dalam laporan keuangan terakhir.

Grup Meratus

KARW sendiri telah resmi diakuisisi Grup Meratus. Sehingga namanya pun berubah menjadi Meratus Jasa Prima.

KARW bergerak dalam bidang jasa bongkar muat, serta pengembangan, pembangunan dan pengoperasian fasilitas infrastruktur maritim dan layanan terkait. Per 1 Februari 2024, emiten ini mengalami perubahaan pengendalian karena diakuisisi oleh Grup Meratus.

Hal tersebut disebabkan telah dialihkannya 80,19% saham KARW oleh ICTSI Far East Pte Ltd (penjual) kepada PT Saranakelola Investa (pembeli) atau Grup Meratus.

Saranakelola Investa juga melakukan penawaran tender wajib atau tender offer.

Jumlah saham dalam penawaran tender wajib dilakukan atas sebanyak-banyaknya 116.322.200 saham yang dimiliki oleh pemegang saham yang ditawarkan atau setara dengan sebanyak-banyaknya 19,81%. Harga yang ditawarkan harga penawaran tender adalah Rp 66.

Disebutkan dalam materi paparan publik insidental KARW bahwa masa penawaran tender wajib ini berlangsung dari 3 April 2024 sampai dengan 2 Mei 2024.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia