Jumat, 15 Mei 2026

Harga Emas Bertahan di Atas Level US$ 2.400, Catat Kenaikan Mingguan Ketiga

Penulis : Indah Handayani
13 Jul 2024 | 05:00 WIB
BAGIKAN
harga emas  (Foto: Bloomberg / Getty Images)
harga emas (Foto: Bloomberg / Getty Images)

NEW YORK, investor.id - Harga emas bertahan di atas level kunci US$ 2.400 per ons pada Jumat (12/7/2024), mencatat kenaikan mingguan ketiga berturut-turut. Hal itu karena para investor semakin yakin bahwa The Fed akan segera memangkas suku bunga.

Dikutip dari CNBC internasional, harga emas spot turun 0,1% menjadi US$ 2.411,57 per ons pada pukul 16:35 ET atau pukul 3.35 WIB. Bullion telah naik hampir 1% sepanjang minggu ini. Sementara itu, kontrak berjangka emas Amerika Serikat (AS) turun 0,2% menjadi US$ 2.416,7.

Harga emas melonjak ke level tertinggi sejak 22 Mei pada Kamis (11/7/2024), setelah adanya penurunan tak terduga pada harga konsumen AS. Data tersebut memperkuat pandangan bahwa tren disinflasi telah kembali dan meningkatkan harapan akan pemangkasan suku bunga oleh The Fed.

ADVERTISEMENT

Analis pasar senior di Kitco Metals Jim Wyckoff menilai, penurunan harga emas terjadi karena adanya tekanan aksi profit taking, merupakan koreksi rutin setelah kenaikan yang solid. Laporan indeks harga produsen (producer price index/PPI) AS menunjukan angka lebih tinggi dari yang diharapkan dan menambah tekanan jual.

"Namun, jika melihat dari reaksi pasar saham dan pasar obligasi, angka PPI tidak benar-benar mengurangi laporan inflasi yang lebih rendah. Jadi peluang untuk pemangkasan suku bunga tahun ini tetap tinggi, mungkin secepatnya pada September," ungkap Wyckoff.

Harga produsen AS meningkat secara moderat pada Juni, semakin mengonfirmasi bahwa inflasi telah kembali ke tren menurun dan memperkuat kasus untuk pemangkasan suku bunga pada September.

Kini, pasar memperkirakan peluang 96% untuk pemangkasan suku bunga pada September, menurut CME FedWatch Tool. Suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya peluang memegang emas yang tidak menghasilkan imbal hasil.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 47 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 49 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia