Kamis, 14 Mei 2026

Trust Sekuritas Pasarkan Reksadana Purwanto Asset Management, Incar 3.000 Nasabah Baru

Penulis : M. Ghafur Fadillah
14 Jul 2024 | 22:46 WIB
BAGIKAN
PT Trust Sekuritas dan Purwanto Asset Management menjalin kemitraan strategis untuk pemasaran produk reksadana.
PT Trust Sekuritas dan Purwanto Asset Management menjalin kemitraan strategis untuk pemasaran produk reksadana.

JAKARTA, investor.id -  PT Trust Sekuritas menjalin kemitraan dengan Purwanto Asset Management. Dalam kerja sama ini, Trust Sekuritas siap memasarkan reksadana Purwanto Asset Management melalui ekosistem digital. Tahun ini, Trust mengincar jumlah nasabah bertumbuh 20% atau setara 3.000 nasabah baru.

Presiden Direktur Trust Sekuritas Gurasa Siagian menginginkan, kerja sama antara Trust dan Purwanto Asset Management ini dapat memberikan keleluasaan bagi para nasabah untuk memilih investasi. Selain itu, produk reksadana juga lebih diminati para investor pemula karena lebih minim risiko daripada langsung berinvestasi di saham.

“Biasanya, mereka membeli dulu produk reksadana untuk mengenal pasar modal. Berdasarkan data kami, sebagian besar SID adalah investor reksadana, bisa mencapai 70% dari keseluruhan karena tipikalnya begitu,” jelas Gurasa kepada media di Jakarta dikutip Minggu (14/7/2024).

ADVERTISEMENT

Menurut Gurasa, upaya ini dapat dilakukan melalui sinergi antara berbagai pihak dan pemanfaatan platform digital. "Kita perlu memperluas basis investor, terutama mereka yang sudah berinvestasi secara tidak langsung. Mungkin, kita bisa memberikan alternatif bagi mereka untuk belajar berinvestasi secara langsung," tambahnya.

Dia mengungkapkan, produk aset manajemen tidak bisa dihasilkan di dalam negeri, sehingga target perusahaan adalah menggunakan konsep online platform digital yang bersifat tanpa batas. Dengan platform digital, perusahaan mampu menjangkau investor di mana pun berada.

"Ini memungkinkan kita untuk masuk ke produk-produk yang bisa dibeli siapa saja," imbuh Gurasa.

Sejak peluncuran PINA, Trust Sekuritas mengalami pertumbuhan luar biasa. Hal ini ditopang dengan transaksi harian yang bisa mencapai ratusan, sejalan dengan prosesnya yang mudah. Walaupun, Gurasa tak menepis, kualitasnya masih perlu ditingkatkan. Tapi paling tidak, hal ini menunjukkan minat tinggi dari masyarakat, sehingga hal ini harus diiringi dengan peningkatan edukasi.

Perihal target, Gurasa menyebut, nasabah perusahaan akan mampu bertumbuh 20%. Proyeksi itu menjadi target tahunan Trust Sekuritas. Dari posisi saat ini sebanyak 15 ribu nasabah, maka pada akhir 2024, jumlah nasabah Trust Sekuritas bakal bertambah sebanyak 3000 nasabah baru.

Sampai saat ini, Purwanto Asset Management tercatat sudah memiliki empat produk reksadana. Seluruh produk itu akan dipasarkan Trust Sekuritas selaku APERD. Yakni, Reksadana Purwanto Campuran Dinamis, Reksadana Purwanto Likuid Plus, Reksadana Purwanto Saham Berkembang dan Reksadana Purwanto Dana Stabil Plus.

AUM Rp 300 Miliar

Direktur Purwanto Asset Management Luthfi Ardi mengatakan, pihaknya sudah memiliki empat produk reksadana dari pendapatan tetap, pasar uang, saham dan campuran. "Semuanya akan dipasarkan Trust Sekuritas," tutur dia.

Ardi melanjutkan, dengan penambahan produk dan jalur pemasaran, Purwanto Asset Management membidik dana kelolaan atau asset under management (AUM) sebesar Rp 300 miliar hingga tutup tahun ini.

Editor: Muawwan Daelami

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia