Marketing Sales PIK2 (PANI) Naik 191%
JAKARTA, investor.id - PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), salah satu pengembang properti di Jakarta Utara, tepat berlokasi di Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2), mencatatkan prapenjualan (marketing sales) sebesar Rp 3,3 triliun pada semester I-2024, naik 191% dibanding periode sama tahun lalu (yoy) Rp 2,35 triliun. Perolehan marketing sales tersebut setara dengan 60% dari target prapenjualan tahun ini yang sebesar Rp 5,5 triliun.
“Dibandingkan dengan marketing sales paruh pertama tahun 2023, PANI mencatatkan peningkatan yang signifikan 191%. Di mana peningkatan substansial ini terutama disebabkan oleh penambahan 12 proyek baru setelah selesainya HMETD II. Hal itu memungkinkan PANI mengakuisisi tujuh anak perusahaan baru dengan total luas land bank 850 hektare, dan mulai memberikan kontribusi prapenjualan pada tahun 2024,” kata manajemen PIK2 dalam keterangan resminya, Selasa (16/7/2024).
Manajemen PIK2 memaparkan, lahan komersial tetap menjadi kontributor terbesar marketing sales perseroan di semester dua tahun ini, dengan nilai marketing sales sebesar Rp 1,6 triliun (49%). Disusul kontribusi prapenjualan residensial sebesar Rp 895 miliar (27%), dan terakhir produk komersial termasuk ruko, SOHO dan gudang komersial Rp 801 miliar (24%).
Baca Juga:
Mayoritas Saham IPO JeblokManajemen PIK2 menyebut, marketing sales lahan komersial pada paruh pertama 2024 tumbuh 194% yoy dibanding periode sama 2023 yang sebesar Rp 545 miliar. Minat baru ini datang dari perusahaan lokal dan pengusaha untuk memiliki sebidang tanah di CBD PIK2.
Selain itu, kontributor kedua marketing sales, yaitu residensial meningkat 562% yoy, mencerminkan lonjakan yang signifikan kemajuan pembangunan terkini dan fasilitas yang tersedia di sekitar PIK2. Hal ini sejalan dengan PIK2 yang aktif menuju kota yang lebih layak huni, selain tempat bermain, bersantap, dan pusat bisnis.
Baca Juga:
Transaksi Saham GOTO Mendadak Ramai“Yang terakhir namun tidak kalah pentingnya, yakni produk komersial yang membukukan marketing sales Rp 801 miliar pada semester satu 2024 atau naik 76% yoy. Pencapaian ini karena banyaknya jumlah pengunjung PIK2 setiap hari, terutama pada masa liburan yang hampir mencapai 1 juta orang,” tulis manajemen PIK2.
Manajemen PIK2 menyebut, proyek diluncurkan dan dipasarkan selama kuartal pertama dan kedua, di antaranya produk komersial seperti Rukan Marina Bay, SOHO The Bund, Bizpark PIK2, Rukan Petak Sembilan (Cin Te Yen), dan Rukan Lau Pa Sat, Rukan Little Siam, SOHO Miami dan SOHO The Riverside Boulevard. Terakhir, produk residensial adalah Bukit Nirmala, Pantai Bukit Villa, Ilona @Pasadena Hills, Pasadena Spring, Sapporo Residence, Rumah Milenial, Permata Hijau Residence, Pasir Putih Residence, Permata Golf Residence dan The Golf Signature.
Editor: Muawwan Daelami
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






