Shimizu Jepang Mau Borong Saham Total Bangun Persada (TOTL)
Sementara itu, tahun ini, TOTL mengincar kontrak baru sebesar Rp 3,5 triliun. Dari target tersebut, perseroan sudah merealisasikan kontrak baru sebesar Rp 1,61 triliun sampai kuartal I-2024.
Direktur Total Bangun Persada (TOTL), Moeljati Soetrisno mengatakan bahwa realisasi kontrak baru tersebut berasal dari sejumlah proyek pembangunan gedung mixed used, hotel, data center, dan sebagainya.
Berkaca dari raihan tersebut, perseroan optimistis, target 2024 bakal segera terpenuhi. "Kami optimistis target bisa tercapai. Kalaupun ada revisi target, kami masih wait and see," jelas Moeljati dalam paparan publik, belum lama ini.
Moeljati menyebutkan, perseroan tengah menggarap sejumlah proyek besar seperti Living World Kota Wisata, Sekolah Cikal Lebak Bulus Tahap II Jakarta, Thamrin Nine Jakarta, Palm Court Service Apartment, Gelora Mariott Hotel, BNDC BCA Data Center di Cibitung, Hotel Novotel Tangerang, City Plaza Garut, dan lain-lain.
Sedangkan proyek yang sudah rampung, di antaranya proyek Binus Malang, Menara Danamon, Binus Alam Sutera, PIM 3 and Office Tower, Wisma Barito Pacific 2, Menara Kompas Jakarta, Menara Astra Jakarta, The Pakubuwono Menteng, Ramayana Cipanas, dan lainnya.
"Dengan proyek-proyek yang berjalan, TOTL menargetkan pendapatan tahun ini sebesar Rp 3,1 triliun, dan laba bersih Rp 175 miliar," ujar dia.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler

