Jumat, 15 Mei 2026

Shimizu Jepang Mau Borong Saham Total Bangun Persada (TOTL)

Penulis : Ghafur Fadillah
17 Jul 2024 | 18:22 WIB
BAGIKAN
The Pakubuwono Menteng, salah satu proyek yang dikerjakan oleh PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL). (Foto: TOTL)
The Pakubuwono Menteng, salah satu proyek yang dikerjakan oleh PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL). (Foto: TOTL)

Sementara itu, tahun ini, TOTL mengincar kontrak baru sebesar Rp 3,5 triliun. Dari target tersebut, perseroan sudah merealisasikan kontrak baru sebesar Rp 1,61 triliun sampai kuartal I-2024.

Direktur Total Bangun Persada (TOTL), Moeljati Soetrisno mengatakan bahwa realisasi kontrak baru tersebut berasal dari sejumlah proyek pembangunan gedung mixed used, hotel, data center, dan sebagainya.

Berkaca dari raihan tersebut, perseroan optimistis, target 2024 bakal segera terpenuhi. "Kami optimistis target bisa tercapai. Kalaupun ada revisi target, kami masih wait and see," jelas Moeljati dalam paparan publik, belum lama ini.

ADVERTISEMENT

Moeljati menyebutkan, perseroan tengah menggarap sejumlah proyek besar seperti Living World Kota Wisata, Sekolah Cikal Lebak Bulus Tahap II Jakarta, Thamrin Nine Jakarta, Palm Court Service Apartment, Gelora Mariott Hotel, BNDC BCA Data Center di Cibitung, Hotel Novotel Tangerang, City Plaza Garut, dan lain-lain.

Sedangkan proyek yang sudah rampung, di antaranya proyek Binus Malang, Menara Danamon, Binus Alam Sutera, PIM 3 and Office Tower, Wisma Barito Pacific 2, Menara Kompas Jakarta, Menara Astra Jakarta, The Pakubuwono Menteng, Ramayana Cipanas, dan lainnya.

"Dengan proyek-proyek yang berjalan, TOTL menargetkan pendapatan tahun ini sebesar Rp 3,1 triliun, dan laba bersih Rp 175 miliar," ujar dia.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia