Saham Batu Bara Kembali Menyala, Bakal Makin Panas?
JAKARTA, investor.id – Harga saham sejumlah emiten batu bara kembali menyala, dengan penguatan yang cukup signifikan dalam 1 minggu terakhir. Bahkan saham batu bara ini diperkirakan bakal makin panas.
Pada perdagangan Senin (22/7/2024), saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) naik 2,9% ke Rp 3.190, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menguat 3,1% ke Rp 27.350, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) terkerek 1,9% ke Rp 2.680, dan PT Indika Energy Tbk (INDY) terangkat 3,1% ke Rp 1.455.
Alhasil, dalam 1 minggu terakhir, saham INDY melesat 12,3%, ADRO melejit 11,1%, ITMG melonjak 7,2%, dan PTBA meningkat 6,3%.
Kenaikan itu terjadi seiring penguatan harga acuan batu bara. Harga kontrak batu bara Newcastle untuk bulan Agustus 2024 naik 3,4% sepanjang pekan lalu menjadi US$ 139,1 per ton dari US$ 134,4 per ton.
Berdasarkan laporan terbaru dari International Energy Agency (IEA), permintaan batu bara pada 2024 diperkirakan masih bertahan atau tidak turun, yang ditopang oleh proyeksi peningkatan konsumsi dari China dan India. Gelombang panas di seluruh bagian India diprediksi meningkatkan kebutuhan listrik sebesar 8% pada tahun ini, sedangkan permintaan dari China diestimasi naik 6%.
“Kami menilai ruang penguatan lanjutan harga saham batu bara masih terbuka, seiring ekspektasi pasar terhadap sektor batu bara yang kami nilai cenderung terlalu pesimis,” tulis Stockbit Sekuritas dalam ulasannya.
Berdasarkan perhitungan Stockbit, estimasi kinerja emiten batu bara dari konsensus merefleksikan asumsi harga batu bara pada kisaran US$ 118-126 per ton untuk tahun 2024-2025. Estimasi tersebut lebih rendah dibandingkan harga batu bara saat ini yang berkisar US$ 135 per ton. Hal itu mengimplikasikan bahwa konsensus memprediksi harga batu bara akan melemah ke depannya.
“Jika harga batu bara dapat bertahan dan kinerja emiten batu bara tidak seburuk ekspektasi konsensus, harga saham-saham batu bara berpotensi terus menguat,” sebut Stockbit.
Rekomendasi Saham
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






