Minggu, 21 Juni 2026

Saham Batu Bara Kembali Menyala, Bakal Makin Panas?

Penulis : Jauhari Mahardhika
22 Jul 2024 | 18:00 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi batu bara. (Image By maniacvector on Freepik)
Ilustrasi batu bara. (Image By maniacvector on Freepik)

JAKARTA, investor.id – Harga saham sejumlah emiten batu bara kembali menyala, dengan penguatan yang cukup signifikan dalam 1 minggu terakhir. Bahkan saham batu bara ini diperkirakan bakal makin panas.

Pada perdagangan Senin (22/7/2024), saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) naik 2,9% ke Rp 3.190, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menguat 3,1% ke Rp 27.350, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) terkerek 1,9% ke Rp 2.680, dan PT Indika Energy Tbk (INDY) terangkat 3,1% ke Rp 1.455.

Alhasil, dalam 1 minggu terakhir, saham INDY melesat 12,3%, ADRO melejit 11,1%, ITMG melonjak 7,2%, dan PTBA meningkat 6,3%.

ADVERTISEMENT

Kenaikan itu terjadi seiring penguatan harga acuan batu bara. Harga kontrak batu bara Newcastle untuk bulan Agustus 2024 naik 3,4% sepanjang pekan lalu menjadi US$ 139,1 per ton dari US$ 134,4 per ton.

Berdasarkan laporan terbaru dari International Energy Agency (IEA), permintaan batu bara pada 2024 diperkirakan masih bertahan atau tidak turun, yang ditopang oleh proyeksi peningkatan konsumsi dari China dan India. Gelombang panas di seluruh bagian India diprediksi meningkatkan kebutuhan listrik sebesar 8% pada tahun ini, sedangkan permintaan dari China diestimasi naik 6%.

“Kami menilai ruang penguatan lanjutan harga saham batu bara masih terbuka, seiring ekspektasi pasar terhadap sektor batu bara yang kami nilai cenderung terlalu pesimis,” tulis Stockbit Sekuritas dalam ulasannya.

Berdasarkan perhitungan Stockbit, estimasi kinerja emiten batu bara dari konsensus merefleksikan asumsi harga batu bara pada kisaran US$ 118-126 per ton untuk tahun 2024-2025. Estimasi tersebut lebih rendah dibandingkan harga batu bara saat ini yang berkisar US$ 135 per ton. Hal itu mengimplikasikan bahwa konsensus memprediksi harga batu bara akan melemah ke depannya.

“Jika harga batu bara dapat bertahan dan kinerja emiten batu bara tidak seburuk ekspektasi konsensus, harga saham-saham batu bara berpotensi terus menguat,” sebut Stockbit.

Rekomendasi Saham 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 3 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 34 menit yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 6 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 6 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 7 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia