Minggu, 21 Juni 2026

Wall Street Melemah Menjelang Rilis Laporan Pendapatan Big Tech

Penulis : Indah Handayani
24 Jul 2024 | 05:20 WIB
BAGIKAN
ilustrasi Wall Street (FOTO: NYSE)
ilustrasi Wall Street (FOTO: NYSE)

NEW YORK, investor.id – Indeks-indeks Wall Street melemah pada Selasa (23/7/2024). Penurunan ini terjadi menjelang rilisnya laporan pendapatan big tech.

Dikutip dari CNBC internasional, S&P 500 melemah 0,16% hingga ditutup pada 5.555,74, sehari setelah mencatat kinerja terbaiknya dalam lebih dari sebulan. Sementara Nasdaq Composite turun tipis 0,06% hingga ditutup pada 17.997,35. Sedangkan Dow Jones Industrial Average terkoreksi 57,35 poin (0,14%) hingga ditutup pada 40.358,09.

Wall Street terus memprediksi laporan pendapatan kuartal kedua terbaru, dengan induk perusahaan Google Alphabet dan Tesla akan melaporkan setelah bel penutupan. Laporan tersebut akan menandai pandangan pertama Wall Street tentang kinerja nama-nama besar yang terkait dengan teknologi berjalan selama tiga bulan terakhir.

ADVERTISEMENT

"Hal ini mencerminkan pola investor saat mencerna kombinasi laba, data ekonomi, dan perkembangan politik AS," kata Greg Bassuk, CEO di AXS Investments, sembari menambahkan bahwa faktor-faktor tersebut akan terus ‘mendorong aktivitas investor’ selama beberapa minggu ke depan.

Sementara itu, UPS membukukan hasil kuartal kedua yang tidak mencapai target dan laba bersih, sehingga sahamnya turun 12%, hari terburuk yang pernah tercatat. Di tempat lain, General Motors dengan mudah mengalahkan ekspektasi analis, tetapi sahamnya turun 6,4% karena perusahaan mobil itu menunda rencana untuk kendaraan listrik dan otonomnya.

Musim Laporan Pendapatan

Meskipun mengalami kekecewaan, musim laporan pendapatan perusahaan dimulai dengan awal yang kuat. Sekitar 20% dari perusahaan S&P 500 telah membukukan hasil kuartal kedua, dengan 80% dari nama-nama tersebut mengalahkan ekspektasi, data FactSet menunjukkan.

Pergerakan tersebut mengikuti hari yang menguntungkan di Wall Street pada perdagangan Senin (22/7/2024), karena saham teknologi bangkit kembali dari aksi jual minggu lalu. Russell 2000 yang berfokus pada kapitalisasi pasar kecil juga naik pada Senin, menambah keuntungan minggu lalu, yang dilihat sebagai tanda para pedagang memindahkan uang ke kelompok ini dari nama-nama Big Tech yang telah untung besar tahun ini.

Pergeseran ke kapitalisasi pasar kecil juga terjadi karena investor semakin bersemangat bahwa The Fed akan segera mulai memangkas suku bunga, sebuah langkah yang dilihat sangat membantu bagi perusahaan yang lebih kecil dan lebih berorientasi pada siklus.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 3 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 4 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 4 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 4 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 4 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 5 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia