Boy Thohir Pertebal Kepemilikan di Merdeka Copper (MDKA), Ada Info Ini juga
JAKARTA, investor.id - Garibaldi Thohir atau Boy Thohir terpantau kepemilikannya atas saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) meningkat.
Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), per 6 Agustus 2024, Boy Thohir jadi menggenggam 1.879.423.148 (7,68%) saham MDKA.
Jumlahnya meningkat sebanyak 30.226.134 lembar dibandingkan data per 5 Agustus 2024 dengan kepemilikan 1.849.197.014 (7,56%) saham.
Baca Juga:
Hari Ini Ada Agenda Penting Astra (ASII)Sampai berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi terkait bertambahnya kepemilikan Boy Thohir atas saham MDKA.
Sementara itu, dikutip dari ulasan Stockbit Sekuritas, Merdeka Copper Gold mencatatkan volume penjualan emas sebesar 25 ribu ounce (-6% qoq -15% yoy) pada 2Q24, dengan nilai penjualan sebesar US$ 56,6 juta (+1% qoq, -2% yoy).
Hasil tersebut membuat volume penjualan emas selama 1H24 mencapai 51,6 ribu ounce (+4% yoy), dengan nilai penjualan sebesar US$ 112,7 juta (+17% yoy). Sementara itu, volume penjualan tembaga mencapai 2 ribu ton (-53% qoq, -53% yoy) pada 2Q24, dengan nilai penjualan sebesar US$ 18,7 juta (-48% qoq, -49% yoy).
“Hasil tersebut membuat volume penjualan tembaga selama 1H24 mencapai 6,3 ribu ton (-20% yoy), dengan nilai penjualan sebesar US$ 54,7 juta (-21% yoy),” sebagaimana dibeberkan pada ulasan Stockbit Sekuritas dikutip Kamis (8/8/2024).
MBMA
Di sisi lain, anak usaha MDKA, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) mencatatkan volume penjualan NPI sebesar 20,8 ribu ton (-4% qoq, +89% yoy) pada 2Q24, dengan nilai penjualan sebesar US$ 240,5 juta (+1% qoq, +54% yoy).
“Hasil tersebut membuat volume penjualan NPI selama 1H24 mencapai 42,5 ribu ton (+121% yoy), dengan nilai penjualan sebesar US$ 479,5 juta (+60% yoy),” dikutip dari ulasan Stockbit Sekuritas.
MBMA juga mencatatkan volume penjualan nickel matte mencapai 12,8 ribu ton (-11% qoq, +322% yoy) pada 2Q24, dengan nilai penjualan sebesar US$ 189,8 juta (-4% qoq, +258% yoy). Hasil tersebut membuat volume penjualan nickel matte selama 1H24 mencapai 27,2 ribu ton (+796% yoy), dengan nilai penjualan sebesar US$ 386,7 juta (+630% yoy).
Sementara itu, volume penjualan bijih limonit mencapai 2,9 juta wmt (+360% qoq) pada 2Q24, dengan nilai penjualan sebesar US$ 47,2 juta (+477% qoq). Hasil tersebut membuat volume penjualan bijih limonit selama 1H24 mencapai 3,5 juta wmt, dengan nilai penjualan sebesar US$ 55,5 juta.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






