Jumat, 15 Mei 2026

BBRI Catat Laba Sebesar Rp 29,89 Triliun per Semester I-2024

Penulis : Monique Handa Shafira
29 Aug 2024 | 14:51 WIB
BAGIKAN
Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk Sunarso dalam Public Expose Live 2024 secara virtual, Jakarta, Kamis (29/8/2024).
Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk Sunarso dalam Public Expose Live 2024 secara virtual, Jakarta, Kamis (29/8/2024).

JAKARTA, investor.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI (BBRI) mencatatkan kinerja positif hingga semester I-2024. BRI membukukan laba sebesar Rp 29,89 triliun atau tumbuh 1,1% dibandingkan semester I-2023 atau year on year (yoy)

“Kekuatan kami pada semester I pada tahun ini adalah fokus pada kualitas aset dan recovery di segmen mikro,” ujar Direktur Utama BRI, Sunarso dalam Public Expose Live 2024 secara virtual, Jakarta, Kamis (29/8/2024).

Sunarso mengatakan, pertumbuhan tersebut tak lepas dari penyaluran kredit BRI yang mencapai Rp 1.336,78 triliun atau tumbuh 11,20% yoy. Adapun segmen UMKM masih mendominasi penyaluran kredit BRI hingga Rp 1.095,64 triliun atau sebesar 81,96% dari total penyaluran kredit BRI.

ADVERTISEMENT

Penyaluran kredit tersebut membuat aset BRI tercatat meningkat 9,54% yoy menjadi sebesar Rp 1.977,37 triliun. Tak hanya itu, Rasio Loan at Risk (LAR) juga mencatatkan kinerja baik, yakni dari semula 14,94% pada akhir Triwulan II 2023 menjadi 12,00% pada akhir Triwulan II 2024.

Kemudian, rasio kredit bermasalah (NPL) berada di kisaran 3,05% dengan rasio NPL coverage berada pada level yang memadai sebesar 211,60%. Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) BRI tercatat tumbuh 11,61% yoy menjadi sebesar Rp1.389,66 triliun.

Dimana dana murah atau CASA (Tabungan dan Giro) masih mendominasi struktur DPK BRI, dimana porsi CASA mencapai 63,17% dari total DPK BRI.

AgenBRI Link dan BRImo

Sunarso menambahkan, perseroan terus berkomitmen untuk melayani seluruh masyarakat melalui layanan AgenBRILink dan super app BRImo. Hingga akhir Juli 2024, BRI telah memiliki lebih dari 1 juta AgenBRILink yang tersebar di 62 ribu desa atau sebesar 80% dari total desa di Indonesia.

“Adapun volume transaksi AgenBRILink selama Januari hingga Juli 2024 telah mencapai sebesar Rp 899 triliun,” pungkas Sunarso.

Di sisi lain, BRI juga terus memperkuat ekosistem super app BRImo. Hingga akhir Juni 2024, BRImo telah digunakan oleh lebih dari 35,2 juta user dengan volume transaksi mencapai Rp 2.574 triliun atau tumbuh 35,81% yoy.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 27 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia