Usai Beri Penjelasan soal Dividen, Gudang Garam (GGRM) Sahamnya Tetiba Diborong
JAKARTA, investor.id - Saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) tiba-tiba ditutup melompat 4,47% ke Rp 16.375 pada perdagangan Jumat, 30 Agustus 2024 kemarin.
Saham emiten rokok awalnya bergerak biasa saja dengan peningkatan tertinggi hanya 0,64% dan sempat juga turun 0,96%. Hal tersebut terjadi hampir sepanjang hari perdagangan.
Tapi jelang penutupan, saham Gudang Garam tiba-tiba melonjak drastis. Tepatnya di sekitar pukul 16.00 WIB saham ini naik ke Rp 16.375.
Asing pun memborong saham ini dengan mencatatkan net buy Rp 17,6 miliar. Padahal untuk periode 27-29 Agustus, asing mencatatkan net sell saham GGRM Rp 618,8 juta.
Dalam periode perdagangan 21-29 Agustus, saham Gudang Garam juga mayoritas memerah dan hanya sekali stagnan. Lalu mendadak bangkit pada perdagangan 30 Agustus kemarin. Nilai kapitalisasi pasar atau market cap Gudang Garam Rp 31,5 triliun.
Lonjakan yang mendadak atas saham GGRM tentu di luar ekspektasi pelaku pasar. Mengingat kinerja keuangan perusahaan rokok yang berbasis di Kediri ini sedang tertekan.
Manajemen Gudang Garam dalam press release public expose tahunan mengungkap bahwa Gudang Garam melaporkan penurunan pendapatan maupun profitabilitas akibat adanya kenaikan cukai sementara daya beli cenderung stagnan.
Perseroan mencatat penurunan pendapatan sebesar 10,4% yang terutama disebabkan oleh turunnya volume penjualan akibat kenaikan harga jual kepada konsumen, di mana daya beli masyarakat (khususnya kelas menengah ke bawah) masih stagnan.
Di tengah situasi tersebut, terang manajemen Gudang Garam, ketika sektor tembakau terus menghadapi kenaikan beban cukai yang signifikan secara berkelanjutan, kondisi pasar tetap penuh tantangan.
GGRM mencatatkan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitis induk Rp 925,51 miliar sepanjang semester I-2024. Angka laba bersih itu anjlok 71,85% dari Rp 3,28 triliun pada periode yang sama tahun 2023 lalu.
Dividen
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now



