Jumat, 15 Mei 2026

Pemerintah Masih Kaji Integrasi Garuda (GIAA) ke InJourney

Penulis : Muawwan Daelami
9 Sep 2024 | 20:38 WIB
BAGIKAN
Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo. (Primus Dorimulu)
Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo. (Primus Dorimulu)

JAKARTA, investor.id – Pemerintah melalui Kementerian BUMN masih mengkaji rencana integrasi PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) ke holding PT Aviasi Pariwisata Indonesia alias InJourney. Kajian ini menyusul Citilink, anak usaha Garuda, yang dipastikan bakal masuk ke InJourney.

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menyampaikan bahwa Kementerian BUMN telah menggelar rapat bersama InJourney terkait bisnis model antara bandara (airport) dan maskapai (airline) agar keduanya dapat saling mendukung.

“Kami juga sedang melakukan proses untuk menginjeksi Garuda karena Citilink otomatis ke InJourney,” ucap pria yang akrab disapa Tiko itu dalam interview bersama media, Senin (9/9/2024).

ADVERTISEMENT

Menurut Tiko, Kementerian BUMN ke depan tidak ingin hanya menjadi pemegang saham (shareholder) pasif, lebih dari itu, Kementerian BUMN akan menjadi arsitek dari holding. Maka dari itu, Kementerian BUMN kini dalam tahap akhir menyelesaikan holding InJourney.

Terbaru, Kementerian BUMN melalui InJourney telah meresmikan penggabungan usaha alias merger antara PT Angkasa Pura I dan II menjadi PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports pada Senin, (9/9/2024) di kantor pusat InJourney Gedung Sarinah, Jakarta.

Langkah Kementerian BUMN menjadi arsitek holding tersebut, menurut Tiko, sudah tercermin dari peningkatan kepemilikan Holding BUMN Industri Pertambangan atau MIND ID atas saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menjadi 34%. Termasuk peningkatan saham BUMN di Freeport menjadi 51%.

Tiko menjelaskan, peningkatan porsi saham BUMN di INCO dan Freeport tersebut sejalan dengan program pemerintah yang ingin masuk lebih jauh ke hilirisasi mineral mulai dari tembaga sampai nikel.

“Jadi, walaupun ada holding, bukan berarti kami melepas semuanya. Tata kelola dan operasional, sehari-hari mereka (holding) yang kelola, tapi dalam arsitek masa depan bisnis dari masing-masing holding, kami akan masuk cukup dalam,” tegas Tiko.

Itulah, peran penting Kementerian BUMN yang pelan-pelan ditransformasi. “Bukan hanya pemegang saham pasif, tapi active shareholder. Bersama dengan manajemen holding, kami membangun konsep pembangunan tahun depan, bahkan kami minta mereka (holding) untuk membuat long term roadmap 10 tahun ke depan,” tandas Tiko.

Sebelumnya, InJourney dikabarkan bakal menjadi pemilik baru PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), Citilink, dan Pelita Air. setelah integrasi ketiga pemain di industri aviasi tersebut rampung sebelum Oktober 2024.

Direktur Utama Irfan Setiaputra menyampaikan, Kementerian BUMN selaku pemegang saham, menargetkan merger (Citilink dan Pelita) atau inklusi industri aviasi ke dalam ekosistem InJourney rampung sebelum Oktober 2024.

“Jadi, kami di internal terus menerus bicara dengan Pelita khususnya, karena mohon dipahami Citilink itu owned by Garuda 100%. Jadi, diskusi soal merger ini lebih banyak diwakili Garuda dengan didampingi Citilink. Bentuknya seperti apa? Masih dalam diskusi. Tapi memang dengan pendekatan inklusi industri penerbangan ke dalam InJourney pada dasarnya secara implisit menyatakan, Garuda, Citilink, dan Pelita will be owned by InJourney,” ujar Irfan usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Garuda Indonesia di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (23/5/2024).

Editor: Muawwan Daelami

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 18 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 20 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia