Jumat, 15 Mei 2026

InJourney Airports Jajaki Peluang IPO  

Penulis : Muawwan Daelami
9 Sep 2024 | 22:25 WIB
BAGIKAN
Direktur Utama PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports Faik Fahmi. Foto/mwd
Direktur Utama PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports Faik Fahmi. Foto/mwd

JAKARTA, investor.id – PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports akan menjajaki peluang untuk menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham. Sikap ini berkaitan dengan target InJourney Airport dalam menciptakan nilai (value creation).

InJourney Airports merupakan subholding PT Aviasi Pariwisata Indonesia alias InJourney setelah Kementerian BUMN resmi menggabungkan usaha (merger) PT Angkasa Pura I dan II.

“Kami akan lihat ke depannya,” jawab singkat Direktur Utama InJourney Airports Faik Fahmi saat ditemui Investor Daily di Kantor Pusat InJourney Gd. Sarinah, Jakarta, Senin (9/9/2024).

ADVERTISEMENT

Namun sampai saat ini, Faik melanjutkan, InJourney Airports masih fokus menyiapkan perspektif secara internal. Sebab, pihaknya masih concern pada tata kelola organisasi melalui digitalisasi, penggabungan, dan simplifikasi.

Terbukti, secara prosedur, InJourney Airports telah berhasil memangkas sebanyak 1.400 prosedur menjadi 96 prosedur, sehingga melalui merger tersebut InJourney Airports diharapkan menjadi lebih agile.

Bukan hanya itu, Faik mengklaim, InJourney Airport juga telah melakukan penyederhanaan inisiatif informasi teknologi (IT) dari semula sebanyak 195 inisiatif IT, menjadi 49 inisiatif IT.

“Jadi, nantinya kami banyak menggunakan berbagai macam sistem di bandara. Tapi, tidak terindikasi. Nanti, kami bagikan menjadi tiga yaitu Airport Technology, Terminal Technology, dan Enterprise Technology,” beber Faik.

Ketiga teknologi tersebut, jelas Faik, selanjutnya digabungkan menjadi satu teknologi data yang dapat dipakai sebagai dasar penting bagi perusahaan-perusahaan penting di dalam organisasi.

“Jadi, ini benar-benar pola perspektif internasional yang akan kami kerjakan di depan,” imbuhnya.

Dirinya menargetkan, sampai akhir 2024, InJourney Airports membidik sebanyak 170 juta penumpang untuk 37 bandara yang dikelola InJourney Airports.

Target objektif lain, InJourney Airports juga ingin membangun konektivitas untuk mendorong pertumbuhan dan pemerataan di berbagai wilayah. Kemudian menjadikan bandara sebagai etalase bangsa, dan secara komersial InJourney Airports dapat setara dengan standar global.

“Target EBITDA kami tahun ini sebesar Rp 9 triliun dan revenue Rp 20,3 triliun. Tapi, kami upayakan dalam waktu lima tahun ke depan bisa tembus di atas Rp 30 triliun,” tutup Faik.

Editor: Muawwan Daelami

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 9 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia