Jumat, 15 Mei 2026

Harga Emas Menguat Jelang Rilis Data Inflasi AS

Penulis : Indah Handayani
11 Sep 2024 | 04:00 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi emas
Ilustrasi emas

JAKARTA, investor.id – Harga emas menguat pada Selasa (10/9/2024), bertahan di atas level US$ 2.500. Di tengah para pelaku pasar bersiap menghadapi rilis data inflasi Amerika Serikat (AS). Data ini diharapkan memberikan petunjuk lebih lanjut tentang besaran pemangkasan suku bunga The Fed pada pekan depan.

Dikutip dari Reuters, harga emas spot naik 0,3% menjadi US$ 2.512,38 per ons. Sementara harga kontrak berjangka emas AS ditutup menguat 0,4% menjadi US$ 2.543,1.

"Pergerakan harga emas berada dalam kisaran yang sangat sempit, menunggu katalis berikutnya, yang kemungkinan adalah debat presiden AS malam ini dan diikuti dengan data inflasi besok," kata Daniel Ghali, ahli strategi komoditas di TD Securities.

ADVERTISEMENT

Investor akan memantau dengan cermat data Indeks Harga Konsumen (CPI) AS pada Rabu (11/9/2024) dan Indeks Harga Produsen (PPI) pada Kamis (12/9/2024). Berdasarkan survei Reuters, CPI untuk Agustus diperkirakan naik 0,2% secara bulanan, sama seperti bulan sebelumnya.

"Harga Emas spot tetap didukung di atas level psikologis US$ 2.500, dan jika terjadi penurunan harga setelah rilis CPI, pembeli kemungkinan akan kembali masuk seperti yang telah terjadi sejak pertengahan Agustus," ujar Han Tan, analis utama di Exinity Group.

Sepanjang tahun ini, harga emas telah naik 21%, dengan mencapai rekor tertinggi US$ 2.531,6 pada 20 Agustus. Suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya peluang memegang aset seperti emas yang tidak memberikan hasil.

Besaran Pemangkasan

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia