Harga CPO Rebound Berkat Aksi Ini
JAKARTA, investor.id – Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives (BMD) rebound pada Rabu (11/9/2024). Hal itu berkat traders melancarkan aksi pembelian di harga yang murah murah setelah melemah dalam tiga hari beruntun.
Berdasarkan data BMD pada penutupan Rabu (11/9/2024), kontrak berjangka CPO untuk September 2024 turun 14 Ringgit Malaysia menjadi 3.967 Ringgit Malaysia per ton. Untuk kontrak berjangka CPO Oktober 2024 naik 18 Ringgit Malaysia menjadi 3.963 Ringgit Malaysia per ton.
Sementara itu, kontrak berjangka CPO November 2024 meningkat 16 Ringgit Malaysia menjadi 3.901 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO Desember 2024 bertambah 16 Ringgit Malaysia menjadi 3.857 Ringgit Malaysia per ton.
Sedangkan kontrak berjangka CPO Januari 2025 naik 14 Ringgit Malaysia menjadi 3.833 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO Februari 2025 terkerek 8 Ringgit Malaysia menjadi 3.822 Ringgit Malaysia per ton.
Analis senior Fastmarket Palm Oil Analytics Dr Sathia Varqa mengatakan, harga CPO menguat karena traders melancarkan aksi pembelian murah setelah tiga hari berturut-turut ditutup melemah.
“Namun, ekspor yang lemah, ringgit yang lebih kuat, dan beberapa aksi profit taking menjelang data September dari Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) ‘mendorong dan menarik’ harga CPO,” ungkapnya dikutip dari Bernama, Kamis (12/9/2024).
Sementara itu, trader minyak sawit David Ng mengatakan, harga kedelai yang melemah terus menekan harga CPO, tetapi ekspektasi produksi yang menurun mampu membatasi penurunan harga lebih dalam. "Kami melihat support di 3.800 Ringgit Malaysia dan resistance di 3.980 Ringgit,” ucapnya.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






