IHSG Runtuh Lagi, Cuan Lima Saham Justru Moncer
JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) runtuh lagi, turun 21,2 poin (0,28%) ke level 7.480 pada penutupan perdagangan Kamis (10/10/2024). Ini melanjutkan pelemahan dua hari beruntun. IHSG hari ini kembali jatuh karena digoyang sentimen dalam negeri. Sementara itu, cuan lima saham justru mencer, bahkan ada dua yang naik hingga mentok batas Atas Auto Rejection Atas (ARA).
Sebanyak 257 saham terpantau naik, 279 saham turun, dan 251 saham stagnan. Adapun total nilai transaksi di bursa hari ini mencapai Rp 8,9 triliun. Volume perdagangan sebanyak 18,4 miliar saham dengan frekuensi sebanyak 1.072.556 kali.
Ada lima sektor saham melemah pada penutupan pasar hari ini. Pelemahan terdalam terjadi di sektor teknologi 0,9%. Diikuti, pelemahan di sektor barang baku 0,5%, sektor properti 0,3%, sektor perindustrian 0,2%, dan sektor kesehatan 0,02%.
Sedangkan penguatan terjadi di sektor transportasi 1,4%, sektor barang konsumsi non primer 1,4%, sektor barang konsumsi primer 0,4%, sektor energi 0,1%, dan sektor keuangan 0,01%.
Sementara itu, saat IHSG hari ini jatuh lagi, indeks saham Asia mayoritas menguat. Nikkei (Jepang) menguat 0,2%, Hang Seng (Hong Kong) melonjak 2,9% dan Shanghai (China) melesat 1,3%. Sedangkan Straits Times (Singapura) turun 0,3%.
Saham Top Cuan
Saat IHSG hari ini ditutup memerah lagi, cuan lima saham justru moncer dan masuk daftar top gainers atau top cuan. Hal itu karena melonjak hingga 34%.
Diantara kelimanya, ada dua saham yang naik hingga mentok batas Atas Auto Rejection Atas (ARA). Keduanya adalah PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) melejit 34,1% menjadi Rp 208 dan PT Homeco Victoria Makmur Tbk (LIVE) melonjak 24,7% menjadi Rp 252.
Sedangkan tiga saham lainnya yang juga masuk top gainers adalah PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) meningkat 22,6% menjadi Rp 184, PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) terkerek 16,6% menjadi Rp 98, dan PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO) meningkat 13,1% menjadi Rp 206.
Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan, IHSG hari ini digoyang oleh sentimen dalam negeri, yaitu jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo-Gibran pada pekan depan tampaknya menjadi perhatian pasar. “Pasar menantikan siapa saja yang akan duduk sebagai menteri dalam Kabinet Prabowo Subianto,” tulis Pilarmas dalam risetnya, Kamis (10/10/2024).
Menurut Pilarmas, pasar berharap pemilihan sebagai menteri paham akan situasi global saat ini sehingga akan menjaga perekonomian nasional dan juga Menteri yang sejalan dengan visi dan misi presiden.
“Dengan demikian, mempermudah langkah presiden baru masa transisi dan menjaga keberlanjutan agar dapat berjalan dengan lebih cepat,” tambah Pilarmas.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






