Tren Bullish Harga Emas Makin Kuat, Siap-siap Tembus US$ 2.800
Lebih lanjut Andy mengatakan, dengan adanya tekanan inflasi yang lebih rendah, peluang bagi bank sentral, termasuk The Fed, untuk menurunkan suku bunga semakin besar. Bagi emas, yang merupakan aset yang tidak membayar bunga, kondisi suku bunga rendah akan semakin meningkatkan daya tariknya bagi para investor.
Selain faktor ekonomi, Andy menambahkan, ketegangan geopolitik juga memperkuat arus safe haven ke emas. Konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah serta eskalasi perang di Ukraina telah memicu sentimen ketidakpastian di kalangan investor. Terlebih lagi, berita bahwa Korea Utara telah mengirim pasukan untuk mendukung Rusia dalam konflik Ukraina menambah tekanan di pasar global.
“Kondisi geopolitik yang penuh ketidakpastian ini meningkatkan daya tarik emas sebagai aset yang relatif aman dalam situasi krisis,” paparnya.
Andy menilai, konflik yang berlarut-larut di kawasan Timur Tengah dan ketegangan yang semakin memanas di Eropa Timur akan terus mendukung permintaan emas sebagai aset safe haven. "Investor saat ini mengalihkan sebagian besar portofolio mereka ke emas sebagai langkah antisipasi dari kemungkinan eskalasi lebih lanjut di kawasan tersebut," jelasnya.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






