Beda Nasib Smartfren dan XL Axiata
15 Nov 2024 | 14:54 WIB
JAKARTA, investor.id – Kinerja berbeda ditunjukkan dua emiten telekomunikasi yang segera dimerger, yakni PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) dan PT XL Axiata Tbk (EXCL). Bak bumi dan langit, XL Axiata mampu mencatatkan pertumbuhan laba 31,73% menjadi Rp 1,31 triliun pada periode sembilan bulan 2024 (9M24), sementara Smartfren justru mencatatkan kerugian yang membengkak 68,11% hingga menembus Rp 1 triliun. Hal serupa juga terjadi pada kinerja saham keduanya di lantai bursa, di mana saham EXCL naik 8% menjadi Rp 2.160 sejak awal tahun hingga penutupan kemarin (year to date/ytd), dan FREN justru ambles (50%) ke level Rp 25.
Manajemen Smartfren Telecom dalam laporan keuangan interim auditan yang dipublikasi Kamis (14/11/2024) mengungkapkan, kinerja pendapatan dan laba bersih perseroan mengalami penurunan pada Januari-September 2024. Pendapatan usaha emiten telekomunikasi Grup Sinar Mas ini tergerus 0,99% menjadi Rp 8,54 triliun dibanding periode sama tahun lalu (year on year/yoy) Rp 8,63 triliun. Penurunan pendapatan terjadi di hampir semua lini bisnis perseroan, terutama di jasa telekomunikasi dan jasa interkoneksi.

