Jumat, 15 Mei 2026

WIKA, WSKT, ADCP, & PTPP Tertuju pada Program Tiga Juta Rumah

Penulis : Muawwan Daelami
28 Nov 2024 | 17:12 WIB
BAGIKAN
Seorang pekerja membawa material bahan bangunan saat menyelesaikan pembangunan perumahan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, baru-baru ini. (ANTARA FOTO/Auliya Rahman)
Seorang pekerja membawa material bahan bangunan saat menyelesaikan pembangunan perumahan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, baru-baru ini. (ANTARA FOTO/Auliya Rahman)

JAKARTA, investor.id – PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Waskita Karya Tbk (WSKT), PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP), dan PT PP Tbk (PTPP) mulai menyalakan radar untuk memantau peluang dari program pembangunan tiga juta rumah.

Anggota-anggota BUMN Karya itu merupakan para jagoan di industri konstruksi dengan kompetensi mumpuni dan memiliki sejumlah aset atau portfolio properti yang bisa mendukung program pemerintah tersebut.

WIKA dan Waskita, misalnya. Keduanya memiliki anak usaha yang bergerak di bidang properti atau real estate yaitu WIKA Realty dan Waskita Realty. Sedangkan PT Adhi Karya Tbk (ADHI) mempunyai ADCP sebagai anak usaha di sektor properti berkonsep transit oriented development (TOD), dan PTPP memiliki anak usaha di sektor pengembangan properti, PT PP Properti Tbk (PPRO).

ADVERTISEMENT

Sekretaris Perusahaan WIKA Mahendra Vijaya menyatakan, WIKA siap mendukung program tiga juta rumah sebagai bagian dari implementasi agent of development yang melekat pada diri WIKA. “Apabila pemerintah membutuhkan kontribusi WIKA dalam program tersebut, tentu WIKA siap mendukung program tersebut,” ujarnya dalam konferensi pers, Kamis (28/11/2024).

Direktur Utama Waskita Karya Muhammad Hanugroho juga menyampaikan, program membangun tiga juta rumah dalam setahun merupakan angka yang besar, sehingga pasti akan membutuhkan perusahaan jasa konstruksi. “Jadi, harapannya Waskita akan masuk atau berkontribusi untuk program tiga juta rumah tersebut,” jelas pria yang dekat disapa Oho itu dalam konfrensi pers.

Menurut Oho, program tiga juta rumah nantinya terbagi dalam dua kategori. Pertama, satu juta rumah bertipe high-rise di perkotaan dan 2 juta rumah di pedesaan. Untuk di perkotaan, Waskita mempunyai rumah susun (rusun) di Klender dan di Kemayoran.

Ada pula, 54 high-rise di depan kantor Gubernur Palembang yang tentunya bisa berkontribusi untuk mengejar target Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). “Jadi, memang ada beberapa kelas middle up dan middle low. Tapi, lokasinya masih kami perlu petakan lebih awal. Karena bagaimanapun, hal ini menjadi perhatian kami terkait availability hunian masyarakat,” ujar Oho.

Direktur Business Strategic, Portofolio & Human Capital Waskita Karya Rudi Purnomo menambahkan, Waskita sudah menyampaikan beberapa aset perseroan yang idle kepada Menteri PKP Maruarar Sirait. Proses saat ini, tinggal menunggu skema selanjutnya seperti apa.

“Jadi, kami sudah menyiapkan beberapa percontohan karena ini middle low, kami juga akan coba secara cost bisa memberikan kontribusi yang cukup ekonomis. Tapi, secara fungsi akan memberikan kelayakan. Ini yang sedang kami create,” ungkap Rudi.

ADCP dan PTPP

Editor: Muawwan Daelami

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 17 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 19 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia