Sabtu, 4 April 2026

Saham Emiten Prajogo Pangestu Kompak Melonjak

Penulis : Thresa Sandra Desfika
4 Des 2024 | 11:17 WIB
BAGIKAN
Prajogo Pangestu. (Foto: Barito Pacific)
Prajogo Pangestu. (Foto: Barito Pacific)

JAKARTA, investor.id - Saham emiten-emiten Prajogo Pangestu kompak melonjak pada sesi I perdagangan 4 Desember 2024 ini.

Daftarnya adalah PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dan PT Petrosea Tbk (PTRO).

Di sekitar pukul 11.12 WIB, saham BRPT +6,94%, TPIA +9,32%, BREN +5,51%, CUAN +6,82%, dan PTRO +5,88%.

Saham-saham emiten Prajogo Pangestu itu juga diburu dengan nilai transaksi besar.

Advertisement

Lonjakan harga saham emiten-emiten Prajogo Pangestu tersebut turut menopang penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang +1,65%.

Sementara itu JP Morgan baru-baru ini mengubah pandangannya terhadap saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) - emiten Prajogo Pangestu - dari sebelumnya underweight menjadi neutral.

Keputusan tersebut dilatarbelakangi oleh penilaian tekanan jual pada saham BRPT yang telah berkurang, seiring dengan rebalancing indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI).

"Kami mengakhiri rekomendasi underweight kami pada BRPT dan beralih ke neutral," tulis JP Morgan, dalam laporan riset pada Selasa (3/12/2024).

Adapun pada perdagangan 3 Desember 2024, saham BRPT ditutup meningkat 6,79%  ke Rp 865 per saham. Saham Barito Pacific diakumulasi, di mana broker CGS International mencatatkan net buy Rp 24,1 miliar, dan asing juga net buy Rp 45,5 miliar.

Saham emiten Prajogo Pangestu (BRPT) sebelumnya selalu merah pada perdagangan 28 dan 29 November, serta 2 Desember.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 27 menit yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 37 menit yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 1 jam yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 1 jam yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 1 jam yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
National 2 jam yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia