Saham-saham Top yang Biasa Naik di Desember, Jangan Kelewat
JAKARTA, investor.id - Bulan Desember identik dengan musim window dressing di pasar saham. Window dressing sendiri dapat diartikan sebagai sebuah strategi yang dilakukan oleh fund manager untuk memperbaiki portofolio sahamnya sebelum penutupan tahun.
Euforia window dressing biasanya dimanfaatkan oleh investor ritel untuk mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya. Namun, tidak semua saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi mengalami window dressing.
Investment Advisor Phintraco Sekuritas Indonesia Alrich Paskalis Tambolang menjelaskan, saham-saham yang berpotensi mengalami window dressing adalah saham-saham berkapitalisasi tinggi. Secara sederhana, Alrich menyebut saham-saham yang terdapat pada indeks LQ45 dan IDX30 dapat diperhatikan oleh investor sebagai saham-saham yang berpeluang mengalami window dressing.
"Untuk melihat yang terdampak window dressing, kita bisa lihat emiten-emiten blue chip. Fund manager cenderung akan mengambil emiten-emiten yang ada dalam indeks LQ45 dan IDX30. Sebab, normalnya value transaksi mereka lumayan ramai dan likuid, sehingga resikonya paling kecil. Sehingga mereka akan mengincar emiten-emiten blue chip yang punya kapitalisasi besar di market," ungkap Alrich kepada B Universe, Rabu (4/12/2024).
Lebih lanjut, Alrich mengatakan bahwa fund manager cenderung akan menghindari saham-saham berkapitalisasi kecil atau disebut third liner dikarenakan volatilitas yang cenderung tinggi. Volaitilitas yang tinggi dapat diartikan sebagai risiko yang tinggi. Risiko ini yang dihindari oleh fund manager, terutama pada akhir tahun agar tidak menganggu kinerja portofolionya.
Faktanya, menurut Alrich, tidak semua saham big caps juga memiliki peluang yang besar mengalami window dressing.
Alrich menjelaskan bahwa secara historis hanya ada beberapa saham yang tingkat upside pada bulan Desembernya tinggi. Beberapa saham tersebut di antaranya adalah saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI yang memiliki probabilitas upside 90% pada bulan Desember.
BBCA Cs
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






