Jumat, 15 Mei 2026

Saham Emiten Grup Agung Sedayu & Salim Saingi Sinar Mas

Penulis : Jauhari Mahardhika
8 Des 2024 | 11:06 WIB
BAGIKAN
Desain salah satu kawasan di Pantai Indah Kapuk Dua atau PIK2 (PANI). (Foto: PIK2)
Desain salah satu kawasan di Pantai Indah Kapuk Dua atau PIK2 (PANI). (Foto: PIK2)

JAKARTA, investor.id – Saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau PIK2, perusahaan properti besutan Agung Sedayu dan Salim Group, mencetak nilai kapitalisasi pasar (market cap) sebesar Rp 287 triliun per 6 Desember 2024.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), market cap saham PIK2 (PANI) berhasil melampaui saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) yang senilai Rp 273 triliun. Dengan demikian, PANI naik ke peringkat 9 di jajaran 10 saham dengan nilai market cap terbesar. Sedangkan TLKM turun ke peringkat 10.

Setelah menggeser posisi TLKM, PANI kini menempel ketat saham emiten Grup Sinar Mas, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA). Saat ini, DSSA berada di peringkat 8 dengan market cap mencapai Rp 289 triliun. Itu berarti hanya selisih Rp 2 triliun dengan PANI.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, peringkat 1 masih ditempati saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA dengan market cap sebesar Rp 1.230 triliun. Peringkat 2 adalah PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dengan market cap Rp 1.137 triliun dan peringkat 3 yaitu PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 750 triliun.

Selanjutnya, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) di peringkat 4 dengan market cap Rp 691 triliun, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) di peringkat 5 senilai Rp 662 triliun, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI di peringkat 6 sebesar Rp 647 triliun.

Kemudian, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) di peringkat 7, market cap Rp 575 triliun. Sisanya DSSA, PANI, dan TLKM masing-masing di peringkat 8, 9, dan 10.

Berikut adalah top 10 saham dengan market cap terbesar di BEI, Jumat (6/12/2024):

1. BBCA Rp 1.230 triliun.

2. BREN Rp 1.137 triliun.

3. TPIA Rp 750 triliun.

4. AMMN Rp 691 triliun.

5. BYAN Rp 662 triliun.

6. BBRI Rp 647 triliun.

7. BMRI Rp 575 triliun.

8. DSSA Rp 289 triliun.

9. PANI Rp 287 triliun.

10. TLKM Rp 273 triliun.

Revisi Target IHSG dan Rekomendasi Saham 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 17 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia