Jumat, 15 Mei 2026

Saham Emiten Grup Agung Sedayu & Salim Saingi Sinar Mas

Penulis : Jauhari Mahardhika
8 Des 2024 | 11:06 WIB
BAGIKAN
Desain salah satu kawasan di Pantai Indah Kapuk Dua atau PIK2 (PANI). (Foto: PIK2)
Desain salah satu kawasan di Pantai Indah Kapuk Dua atau PIK2 (PANI). (Foto: PIK2)

BRI Danareksa Sekuritas mengungkapkan, meski 65% perusahaan dalam cakupan risetnya melaporkan perolehan laba kuartal III-2024 yang sesuai ekspektasi, hasil keseluruhan tetap mengecewakan, terutama di beberapa sektor yang berfokus pada pasar domestik seperti barang konsumen, telekomunikasi, dan semen.

Akibatnya, proyeksi pertumbuhan laba per saham (earning per share/EPS) tahun 2024 dan 2025 diturunkan menjadi 2,4% dan 9,3%.

“Penurunan pertumbuhan pendapatan dan laba operasi di sebagian besar sektor yang berfokus pada pasar domestik mengharuskan kenaikan harga pada kuartal IV-2024 untuk memulihkan margin,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas, Erindra Krisnawan dan Wilastita Muthia Sofi dalam risetnya.

ADVERTISEMENT

Sejalan dengan revisi prospek pertumbuhan laba per saham (EPS), BRI Danareksa Sekuritas telah menurunkan target indeks harga saham gabungan (IHSG) tahun ini menjadi 7.448. Target tersebut berdasarkan P/E multiple sebesar 13 kali atau setara standar deviasi (SD) -0,5 dari rata-rata 5 tahun. Adapun target bull/bear di level 7.700/7.200.

BRI Danareksa Sekuritas lebih memilih eksposur di sektor defensif dan berkualitas, yaitu Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP), Indosat (ISAT), Mitra Adiperkasa (MAPI), dan Medikaloka Hermina (HEAL).

Rekomendasi untuk saham ICBP, ISAT, MAPI, dan HEAL adalah beli. Target harga ICBP dipatok sebesar Rp 14.000, ISAT Rp 3.800, MAPI Rp 2.000, dan HEAL Rp 2.000.

Kemudian, emiten dengan perbaikan laba seperti GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) dan emiten dengan lindung nilai dolar AS, yakni United Tractors (UNTR). Rekomendasi untuk saham GOTO dan UNTR juga beli. Target harga GOTO Rp 90 dan UNTR Rp 31.000.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 17 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 21 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia