Jumat, 15 Mei 2026

Harga Emas Melejit, China dan The Fed Jadi Pendorong Utama

Penulis : Indah Handayani
10 Des 2024 | 04:03 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi harga emas
Sumber; Antara
Ilustrasi harga emas Sumber; Antara

NEW YORK, investor.id - Harga emas melejit hingga 1% dan mencapai level tertinggi dalam dua pekan terakhir pada Senin (9/12/2024). Kenaikan itu didorong oleh pembelian emas oleh Bank Sentral China (People’s Bank of China/PBOC) setelah enam bulan berhenti, serta harapan pemangkasan suku bunga The Fed pekan depan.

Harga emas spot naik 1% menjadi US$ 2.660,9 per ons. Sedangkan kontrak berjangka emas Amerika Serikat (AS) bertambah 1,1% menjadi US$ 2.688,40 per ons.

“Faktor utama kenaikan ini adalah kabar bahwa Bank Sentral China kembali melanjutkan pembelian emasnya. Pasar menjadi optimis bahwa bank sentral lain akan mengikuti langkah ini, sehingga mendukung permintaan yang lebih besar,” kata Kepala Strategi Komoditas TD Securities Bart Melek dikutip dari CNBC internasional.

ADVERTISEMENT

Pada 2023, China tercatat sebagai pembeli emas terbesar di sektor resmi dunia. Namun, PBOC sempat menghentikan tren pembelian emasnya selama 18 bulan pada Mei lalu. Dengan dimulainya kembali pembelian ini, permintaan investor di China diperkirakan akan meningkat.

Pembelian besar-besaran oleh bank sentral, ditambah pelonggaran kebijakan moneter dan ketegangan geopolitik, menjadi faktor utama yang mendorong reli harga emas tahun ini.

The Fed telah memulai siklus pemangkasan suku bunga sejak September dengan pengurangan besar 50 basis poin, disusul pemangkasan 25 basis poin pada November. Kini, trader memprediksi peluang sebesar 87% bahwa The Fed akan memangkas suku bunga lagi sebesar 0,25% pada pertemuan 17-18 Desember mendatang.

Suku Bunga The Fed

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia