Jumat, 15 Mei 2026

Saham AADI Ada yang Borong, Disebut Bakal Begini

Penulis : Thresa Sandra Desfika
10 Des 2024 | 08:08 WIB
BAGIKAN
Adaro Andalan Indonesia (AADI). Perseroan
Adaro Andalan Indonesia (AADI). Perseroan

JAKARTA, investor.id - Saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) menguat 19,75% mentok auto reject atas (ARA) ke Rp 9.550 pada perdagangan Senin (9/12/2024) kemarin.

Sebanyak 43,66 juta saham AADI ditransaksikan, frekuensi 14.582 kali, dan nilai transaksi Rp 416,93 miliar.

Saham Adaro Andalan (AADI) ada yang borong. Broker Semesta Indovest mencatatkan net buy AADI Rp 103 miliar, Stockbit Sekuritas net buy Rp 31,4 miliar.

Sementara itu, terjadi juga transaksi crossing saham AADI di pasar negosiasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Desember 2024 ini. Jumlahnya sebanyak 55,23 juta lot saham di harga Rp 5.960 per saham. Sehingga nilai keseluruhannya Rp 32,92 triliun. Transaksi tersebut dilakukan melalui broker Trimegah Sekuritas, perusahaan Garibaldi Thohir atau Boy Thohir.

ADVERTISEMENT

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai transaksi super jumbo saham Adaro Andalan Indonesia (AADI) tersebut.

Namun, sebagaimana diketahui, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) (sebelumnya bernama PT Adaro Energy Indonesia Tbk) menawarkan sebanyak-banyaknya seluruh saham yang dimiliki perseroan pada Adaro Andalan Indonesia (AADI), yaitu sebanyak 7.008.202.240 saham kepada para pemegang saham ADRO yang tercatat dalam daftar pemegang saham (DPS) perseroan pada tanggal 29 November 2024. 

Alamtri Resources Indonesia (ADRO) menetapkan harga penawaran final untuk penawaran umum oleh pemegang saham (PUPS) tersebut pada saham-saham di PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Rp 5.960/saham. Harganya sama dengan harga yang terjadi di pasar negosiasi BEI hari ini. 

Masa penawaran PUPS berlangsung sejak tanggal 6 Desember 2024 sampai dengan 10 Desember 2024. Adapun distribusi saham dilakukan pada 9-11 Desember 2024.

ARA

Di sisi lain, di pasar reguler ARA kemarin merupakan ketiga kalinya saham Adaro Andalan Indonesia (AADI) menembus ARA sejak perdana listing pada 5 Desember lalu.

Research Analyst RHB Sekuritas Muhammad Wafi mengatakan saham AADI diserbu oleh investor bukan tanpa alasan. Afiliasinya dengan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) membuat AADI menjadi menarik dan dipandang berpotensi menguntungkan.

"Hal ini cukup wajar. Ketika satu saham melakukan IPO, di beberapa hari pertama setelah saham itu IPO, memang saham tersebut biasanya mengalami lonjakan atau volatilitas yang cukup tinggi. Memang kecenderungannya lebih sering ke auto rejection atas dan itu biasanya terjadi dalam beberapa hari,” ungkapnya kepada B-Universe di BEI Jakarta, Senin (9/12/2024).

“Khusus untuk AADI memang kita lihat dari awal ketika masa penawaran IPO, saham ini kan sudah oversubscribe hampir sekitar 8 kali. Dan itu memang menunjukkan minat dari para investor untuk membeli saham ini. Dan dari oversubscribe yang hampir 8 kali itu sebenarnya yang mengarah kepada bahwa potensi auto rejection dalam beberapa hari perdagangan," ucap Wafi.

Pergerakan saham Adaro Andalan Indonesia (AADI) yang menembus ARA dipandang wajar oleh Wafi. Lebih lanjut, Wafi menjelaskan bahwa secara historis saham-saham yang baru IPO akan menemukan harga stabilnya setelah lima hari perdagangan. Sementara, hingga hari ini AADI baru diperdagangkan selama tiga hari.

"Jadi mungkin para investor yang masih belum masuk atau mendapatkan sahamnya AADI agar lebih berhati-hati lagi jika ingin masuk di level-level saat ini. Mungkin bisa dipertimbangkan menunggu momen-momen koreksi atau misalkan memang melalui jalur PUPS melalui ADRO," tambah Wafi.

Terakhir, analisis Wafi mengatakan bahwa momentum AADI masih cenderung positif.

"Sebenarnya untuk saat ini kelihatannya secara momentum masih cukup positif. Jadi kelihatannya masih bisa melanjutkan kenaikannya. Saya rasa mungkin di sekitar hari ke-5 atau mungkin hari ke-6 mungkin paling cepat di hari ke-4 mungkin terjadi koreksi," tutup Wafi.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 25 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia