Jumat, 15 Mei 2026

Katanya, Harga Saham ADRO Bakal Segini

Penulis : Thresa Sandra Desfika
10 Des 2024 | 08:18 WIB
BAGIKAN
Alamtri Resources Indonesia (ADRO). Perseroan
Alamtri Resources Indonesia (ADRO). Perseroan

JAKARTA, investor.id - Saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) mendadak melonjak 16,52% ke Rp 2.680 pada perdagangan 9 Desember 2024 kemarin.

Sebanyak 509,28 juta saham ADRO ditransaksikan, frekuensi 67.385 kali, dan nilai transaksi Rp 1,28 triliun.

Asing memborong saham Alamtri (ADRO) kemarin dengan nilai transaksi beli keseluruhan Rp 376 miliar, dengan net buy Rp 218 miliar.

Analis teknikal RHB Sekuritas, Muhammad Wafi dalam ulasannya untuk perdagangan 10 Desember menjelaskan, saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO) terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA5 disertai volume.

ADVERTISEMENT

“Selama di atas garis MA5 maka berpeluang untuk kembali rebound dan menguji resistance garis MA200,” ungkapnya.

Ia merekomendasikan, buy area saham ADRO di sekitar 2.420 dengan target jual di 3.130 hingga 3.670. Cut loss di 2.290.

Alamtri, dahulu bernama PT Adaro Energy Indonesia Tbk, kini masuk ke era baru dengan berfokus ke bisnis mineral dan green. ADRO melepas bisnis batu bara termal lewat divestasi Adaro Andalan Indonesia (AADI) dengan menjual sebanyak-banyaknya 7 miliar saham AADI ke pemegang saham ADRO di harga Rp 5.960/saham.

Sucor Sekuritas dalam ulasannya yang dipublikasikan pada 2 Desember 2024 menilai Alamtri Resources Indonesia (ADRO) adalah salah satu pemain terbesar di sektor energi terbarukan.

“Kami mengantisipasi bahwa setelah ADRO mendapatkan izin ekspor untuk proyek panel surya berkapasitas 0,4 GW di Batam, valuasinya akan meningkat secara signifikan. Hal ini juga didukung oleh kemajuan yang diharapkan dalam pembangunan pembangkit listrik tenaga air berkapasitas 1,3 GW,” sebut Sucor Sekuritas.

“Penurunan harga saham ADRO yang terjadi baru-baru ini telah menurunkan valuasinya secara signifikan, sehingga semakin menarik bagi investor. Meskipun kami yakin kenaikan harga saham ADRO mungkin tidak berbentuk v, namun kami yakin hal ini layak untuk ditunggu ketika kami mempertimbangkan masa depan bisnisnya serta valuasi saat ini,” sambung Sucor Sekuritas.

Target Harga

Sucor Sekuritas memandang Alamtri Resources Indonesia (ADRO) memiliki posisi yang baik untuk menjadi salah satu penyedia energi terbarukan terkemuka di Indonesia, dengan total kapasitas energi terbarukan sebesar 1,7 GW yang saat ini sedang dikembangkan, yang terdiri dari 1,3 GW dari pembangkit listrik tenaga air dan 0,4 GW dari pembangkit listrik tenaga surya.

“Pembangkit listrik tenaga air yang 50% sahamnya dimiliki ADRO diharapkan dapat menghasilkan rata-rata ROE yang kuat sebesar 31%. Selain itu, pembangkit listrik tenaga surya tersebut diproyeksikan mengekspor listrik ke Singapura dengan perkiraan biaya US$ 0,25 per kWh,” jelas Sucor Sekuritas.

Analisis valuasi Sucor Sekuritas memperkirakan net present value (NPV) dari proyek-proyek energi terbarukan itu sebesar US$ 4,2 miliar, yang menyiratkan kelipatan EV/EBITDA yang menarik sebesar 3,7x dan IRR sebesar 15%.

Investasi energi terbarukan ini diperkirakan akan memberikan peningkatan signifikan sebesar 56% terhadap valuasi perusahaan, menyoroti kepentingan strategis dan potensi finansialnya. “Oleh karena itu kami tegaskan kembali rating buy kami dengan TP Rp 4.500,” pungkas Sucor Sekuritas.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia