Jumat, 15 Mei 2026

Harga Emas Terus Melaju Ditopang Ketidakpastian Geopolitik dan Kebijakan PBoC

Penulis : Indah Handayani
10 Des 2024 | 11:52 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi harga emas
Sumber; Antara
Ilustrasi harga emas Sumber; Antara

JAKARTA, investor.id - Harga emas terus melaju pada Selasa siang (10/12/2024), melanjutkan tren bullish yang terbentuk sejak awal pekan ini. Hal itu ditopang oleh status emas sebagai aset safe-haven di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik. Ditambah lagi, langkah People's Bank of China (PBoC) yang melanjutkan pembelian emas.

Harga emas terpantau meningkat 0,45% menjadi UU$ 2.672,32 saat berita ini dibuat. 

Analisis Dupoin Indonesia Andy Nugraha, ketegangan geopolitik akibat ketegangan di Timur Tengah, terutama setelah jatuhnya rezim Bashar al-Assad di Suriah, memicu peningkatan permintaan terhadap logam mulia ini. “Sedangkan PBoC pada November setelah jeda selama enam bulan juga memberikan dorongan tambahan untuk kenaikan harga emas,” ungkap Andy, Selasa (10/12/2024).

ADVERTISEMENT

Secara teknikal, Andy mengatakan, tren bullish kembali terbentuk pada emas berdasarkan pola candlestick dan indikator Moving Average yang terlihat saat ini. Proyeksi harga emas hari ini menunjukkan potensi kenaikan hingga level 2.674. Namun, jika terjadi pembalikan arah (reversal), target penurunan terdekat berada di level 2.653.

“Tren ini diperkirakan akan tetap kuat selama sentimen pasar didukung oleh faktor-faktor fundamental yang ada,” papar Andy.

Pada Selasa (10/12/2024), Andy mengatakan, harga emas terus melanjutkan reli hingga mencapai level 2.675, dipengaruhi oleh ketidakpastian geopolitik yang masih tinggi. Selain itu, data cadangan emas China juga mencatat peningkatan sebesar 160 ribu ons pada bulan November, mencapai total 72,96 juta ons. Kenaikan ini semakin memperkuat ekspektasi terhadap meningkatnya permintaan emas di pasar global.

Ekonomi AS

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia