Kamis, 14 Mei 2026

Strategi Mustika Ratu (MRAT) Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan

Penulis : Indah Handayani
11 Des 2024 | 11:54 WIB
BAGIKAN
ilustrasi Mustika Ratu (MRAT)
Sumber; Ist
ilustrasi Mustika Ratu (MRAT) Sumber; Ist

JAKARTA, investor.id - PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) menggungkapkan dalam mendorong pertumbuhan berkelanjutan, perseroan menekankan pentingnya inovasi. Terutama, inovasi berbasis bahan alami untuk menjawab kebutuhan pasar kecantikan dan kesehatan yang semakin berorientasi pada keberlanjutan.

“Pasar perawatan pribadi, kecantikan, dan kesehatan global saat ini sedang mengalami transformasi besar. Konsumen menginginkan solusi yang lebih bersih, aman, dan berkelanjutan,” ujar Direktur PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) Kusuma Ida Anjani dalam keterangan pers, Rabu (11/12/2024).

Ajeng menjelaskan, bahwa konsep kecantikan bersih (clean beauty) menekankan penggunaan bahan-bahan alami serta praktik ramah lingkungan, mulai dari pengadaan bahan baku hingga proses produksi dan pengemasan. Indonesia, dengan kekayaan hayatinya, memiliki potensi luar biasa sebagai pemasok bahan-bahan alami seperti kunyit, kelor, minyak kelapa, dan jahe.

ADVERTISEMENT

“Bahan-bahan ini tidak hanya memberikan manfaat kecantikan seperti anti-penuaan, hidrasi, dan efek menenangkan, tetapi juga mendukung pemberdayaan komunitas lokal,” paparnya.

Menurut Ajeng, industri wellness global mencatatkan nilai US$ 5,6 triliun pada 2022, dengan proyeksi pertumbuhan tahunan sebesar 8,6%, mencapai US$ 8,5 triliun pada 2027. Pasar kosmetik alami global juga diperkirakan tumbuh hingga US$ 24,02 miliar pada 2029.

“Hal ini menunjukkan peluang besar bagi pemain lokal seperti Mustika Ratu untuk terus memimpin pasar,” tambahnya.

Ajeng menambahkan, sebagai pionir di industri kecantikan alami, MRAT memanfaatkan keanekaragaman tanaman herbal Indonesia yang kaya akan manfaat. Dengan memadukan warisan tradisional dan teknologi modern, perusahaan yang telah memiliki sertifikasi ISO dan sertifikat Good Manufacturing Process atas CPOTB ini terus berinovasi menghadirkan produk-produk unggulan, seperti Bengkoang Series Exclusive Paket Auto Cerah yang sukses diluncurkan di puluhan ribu gerai Indomaret.

Pasar Internasional

Selain itu, Ajeng menyebut, perseroan juga memperluas jangkauan pasar internasional, menambah tujuan ekspor menjadi 43 negara pada tahun ini. Kolaborasi strategis dengan mitra besar seperti Marriott International Group semakin memperkokoh posisi Mustika Ratu di kancah global.

“Potensi pasar global untuk kecantikan dan perawatan pribadi diproyeksikan tumbuh dari US$ 227,30 miliar pada 2024 menjadi US$ 338,90 miliar pada 2029. Kolaborasi strategis menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan,” tambah Ajeng.

Sebagai bagian dari Mustika Ratu Group, Ajeng menambahkan, Taman Sari Royal Heritage Spa terus mendukung pertumbuhan wellness tourism di Indonesia. Franchise Taman Sari Royal Heritage Spa menawarkan peluang bisnis yang menarik dalam industri kecantikan dan wellness, dengan berbagai keunggulan dan dukungan dari Mustika Ratu.

Lebih lanjut Ajeng mengatakan, mengusung konsep perawatan berbasis tradisi Jawa, Taman Sari menawarkan pengalaman spa yang kaya akan budaya lokal, menggunakan bahan-bahan alami yang telah teruji. Hal ini menarik bagi pelanggan yang mencari pengalaman autentik. “Franchise ini tidak hanya berkembang di Indonesia tetapi juga menjajaki pasar internasional, termasuk Belgia,” paparnya.

Dengan model bisnis yang kuat dan fokus pada keberlanjutan, Taman Sari memanfaatkan peluang pasar domestik dan internasional, memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu destinasi utama wellness global.

“Kami tetap berfokus pada pengembangan produk berbasis bahan alami dengan konsep keberlanjutan. Dengan strategi ini, perusahaan tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang tetapi juga memperkuat citranya sebagai pelopor kosmetik lokal yang inovatif dan berdaya saing global,” tutup Ajeng.  

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 13 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 30 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 1 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia