Jumat, 15 Mei 2026

Diramal, Saham ADRO Bakal Kaya Gini

Penulis : Thresa Sandra Desfika
16 Des 2024 | 08:46 WIB
BAGIKAN
Alamtri Resources Indonesia (ADRO). Ist
Alamtri Resources Indonesia (ADRO). Ist

JAKARTA, investor.id – Saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) menguat 1,98% ke Rp 2.580 pada perdagangan Jumat, 13 Desember 2024 pekan lalu.

Sebanyak 110,67 juta saham ADRO ditransaksikan, frekuensi 20.491 kali, dan nilai transaksi Rp 286,73 miliar.

Saham Alamtri dengan kode ADRO bangkit setelah pada perdagangan 11 dan 12 Desember 2024 selalu ditutup memerah.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, CGS International Sekuritas dalam ulasannya untuk  perdagangan 16 Desember 2024 merekomendasikan ADRO spec buy dengan support 2.530. Cutloss jika break di bawah 2.480.

“Jika tidak break di bawah 2.530, potensi naik ke 2.630-2.680 short term,” sebut CGS International Sekuritas.

Sucor Sekuritas sebelumnya memandang Alamtri Resources Indonesia (ADRO) memiliki posisi yang baik untuk menjadi salah satu penyedia energi terbarukan terkemuka di Indonesia, dengan total kapasitas energi terbarukan sebesar 1,7 GW yang saat ini sedang dikembangkan, yang terdiri dari 1,3 GW dari pembangkit listrik tenaga air dan 0,4 GW dari pembangkit listrik tenaga surya.

“Pembangkit listrik tenaga air yang 50% sahamnya dimiliki ADRO diharapkan dapat menghasilkan rata-rata ROE yang kuat sebesar 31%. Selain itu, pembangkit listrik tenaga surya tersebut diproyeksikan mengekspor listrik ke Singapura dengan perkiraan biaya US$ 0,25 per kWh,” jelas Sucor Sekuritas.

Analisis valuasi Sucor Sekuritas memperkirakan net present value (NPV) dari proyek-proyek energi terbarukan itu sebesar US$ 4,2 miliar, yang menyiratkan kelipatan EV/EBITDA yang menarik sebesar 3,7x dan IRR sebesar 15%.]

Investasi energi terbarukan ini diperkirakan akan memberikan peningkatan signifikan sebesar 56% terhadap valuasi perusahaan, menyoroti kepentingan strategis dan potensi finansialnya. “Oleh karena itu kami tegaskan kembali rating buy kami dengan TP Rp 4.500,” pungkas Sucor Sekuritas.

PUPS

PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) - dahulu PT Adaro Energy Indonesia Tbk - menyampaikan hasil penjualan saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) melalui mekanisme penawaran umum oleh pemegang saham (PUPS).

Dari total yang ditawarkan sebanyak 7.008.202.240 saham Adaro Andalan (AADI) yang dimiliki Alamtri (ADRO) kepada para pemegang saham ADRO yang berhak, tercatat jumlah saham yang akhirnya ditebus pemegang saham ADRO yang berhak lewat PUPS sejumlah 5.811.178.298 saham AADI. Artinya, ada 1.197.023.942 saham AADI yang tidak ditebus pemegang saham ADRO yang berhak.

Transaksi pengalihan terjadi pada 9 Desember 2024 sebanyak 5.520.699.225 saham, pada 10 Desember 2024 sejumlah 144.357.690 saham, dan 11 Desember 2024 sebesar 146.121.383 saham.

Harga transaksinya Rp 5.960/saham, sehingga nilai keseluruhan transaksi penjualan 5.811.178.298 saham AADI tersebut sebesar Rp 34,63 triliun.

Direktur Alamtri Resources (ADRO), Michael WP Soeryadjaya menjelaskan, sebelum transaksi, Alamtri memiliki 7.008.202.240 (89,99%) saham Adaro Andalan (AADI). Setelah transaksi, ADRO masih memegang 1.197.023.942 (15,37%) saham AADI.

“Perseroan bukan merupakan pengendali AADI,” jelas Michael Soeryadjaya dalam keterangan resmi dikutip Sabtu (14/12/2024).

Ia menjelaskan, tujuan pelaksanaan PUPS adalah untuk memisahkan pilar bisnis pertambangan batu bara termal dan beberapa bisnis pendukungnya dengan pilar bisnis minerals dan green demi mempertahankan sinergi yang solid dari integrasi bisnis-bisnis yang termasuk dalam sektor-sektor industri dengan keterkaitan yang lebih erat.

Adapun yang menebus saham AADI di antaranya adalah PT Adaro Strategic Investments, pengendali ADRO. Adaro Strategic mengeksekusi 3.200.142.510 saham AADI senilai Rp 19,07 triliun.

Setelah transaksi, Adaro Strategic menguasai 3.200.142.830 (41,1%) saham Adaro Andalan Indonesia (AADI). Sebelum transaksi, Adaro Strategic memiliki 320 saham AADI.

Selain itu, Garibaldi Thohir atau Boy Thohir mengeksekusi 450.360.607 (5,78%) saham AADI. Nilai transaksinya Rp 2,68 triliun.

Adaro Strategic dan Boy Thohir merupakan pengendali Adaro Andalan Indonesia (AADI).

Sebelumnya Alamtri (ADRO) membagikan dividen tambahan Rp 41,7 triliun atau Rp 1.358,18/saham yang ditujukan untuk mendukung pendanaan pemegang saham ADRO yang berhak untuk menebus saham AADI lewat PUPS.

Adaro Andalan (AADI) sendiri baru menggelar IPO dengan melepas 10% saham ke publik.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia