Jumat, 15 Mei 2026

Harga Minyak Tertekan Belanja Konsumen China Lesu

Penulis : Indah Handayani
17 Des 2024 | 05:20 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi pertambangan minyak. (Image by atlascompany on Freepik)
Ilustrasi pertambangan minyak. (Image by atlascompany on Freepik)

NEW YORK, investor.id – Harga minyak mentah tertekan pada Senin (16/12/2024). Pelemahan ini dipicu oleh lesunya belanja konsumen di China yang merupakan importir minyak terbesar dunia. Ditambah lagi, jeda investor menjelang keputusan suku bunga The Fed.

Dikutip dari Reuters, harga minyak Brent ditutup turun 58 sen (0,8%) menjadi US$ 73,91 per barel, setelah pada Jumat mencatatkan harga tertinggi sejak 22 November. Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat (AS) ditutup jatuh 58 sen (0,8%) menjadi US$70,71 per barel, setelah mencapai penutupan tertinggi sejak 7 November.

Pekan lalu, harga minyak terdorong oleh ekspektasi bahwa pasokan akan mengetat akibat sanksi tambahan terhadap produsen minyak Rusia dan Iran. Selain itu, suku bunga yang lebih rendah di AS dan Eropa diperkirakan akan mendorong permintaan.

ADVERTISEMENT

Namun, perlambatan penjualan ritel di China menambah tekanan pada Beijing untuk meningkatkan stimulus ekonominya.

“Ini skenario yang sangat bearish karena tidak banyak harapan pertumbuhan permintaan minyak mentah,” kata Direktur Energi Futures Mizuho Bob Yawger.

Pandangan negatif ini turut mempengaruhi keputusan kelompok produsen minyak OPEC+ untuk menunda rencana peningkatan produksi hingga April 2025.

“Stimulus yang ada saat ini tampaknya belum mampu meningkatkan konsumsi. Tanpa perubahan signifikan dalam perilaku belanja konsumen, pertumbuhan ekonomi China akan terhambat,” ujar broker minyak PVM John Evans.

Keputusan The Fed

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 47 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 48 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia