Jumat, 15 Mei 2026

Wall Street Terpuruk, Dow Jones Alami Penurunan Terpanjang Sejak 1978

Penulis : Indah Handayani
18 Des 2024 | 04:40 WIB
BAGIKAN
ilustrasi Wall Street
Sumber: AP
ilustrasi Wall Street Sumber: AP

NEW YORK, investor.id — Indeks-indeks Wall Street terpuruk pada Selasa (17/12/2024). Dow Jones Industrial Average mencatatkan sejarah karena mengalami penurunan selama sembilan hari beruntun, yang merupakan streak terpanjang sejak 1978.

Dikutip dari CNBC internasional, Dow Jones jatuh 267,58 poin (0,61%) ditutup pada level 43.449,90. Sementara itu, S&P 500 mengalami penurunan sebesar 0,39% dan berakhir di level 6.050,61 dan Nasdaq Composite turun 0,32%, berakhir pada 20.109,06.

Tren penurunan Dow Jones dimula setelah indeks ini berhasil menembus level 45.000 untuk pertama kalinya pada bulan ini. Meski demikian, kinerja pasar secara keseluruhan masih menunjukkan angka positif. S&P 500 mencatatkan rekor tertinggi pada 6 Desember lalu dan saat ini hanya kurang dari 1% dari level tersebut. Nasdaq juga mencatatkan rekor baru pada Senin (16/12/2024).

ADVERTISEMENT

Penurunan Dow Jones lebih dipengaruhi oleh rotasi sektor, di mana investor mulai beralih ke saham teknologi dan menjauhi saham-saham dari sektor ekonomi lama yang sebelumnya naik signifikan pada November lalu, pasca terpilihnya kembali Donald Trump. Saham-saham yang mendominasi Dow Jones lebih banyak berasal dari sektor tradisional, bukan teknologi.

Namun, yang menjadi perhatian adalah Nvidia, anggota baru Dow Jones yang bergabung pada November lalu. Meskipun sektor teknologi secara keseluruhan menunjukkan kenaikan, Nvidia justru mengalami kesulitan dan masuk ke wilayah koreksi pada Senin lalu.

Tesla kembali mencatatkan kenaikan pada Selasa, meskipun saham Broadcom turun 3,9%.

Pemerintahan Trump

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia