Saham yang Bakal Kena Hantam di 2025
JAKARTA, investor.id - Tahun 2025 akan menjadi tahun penuh tantangan bagi pasar saham Indonesia, menyusul pemberlakuan pajak pertambahan nilai (PPN) 12% mulai 1 Januari. Kebijakan ini diperkirakan membawa dampak signifikan pada berbagai sektor ekonomi, terutama yang bergantung pada konsumsi domestik, seperti ritel, otomotif, dan properti.
Founder Stocknow.id, Hendra Wardana, menyebut bahwa kenaikan PPN akan menjadi pukulan keras bagi daya beli masyarakat. “Sektor-sektor yang mengandalkan konsumsi sekunder dan tersier akan menghadapi tekanan besar. Dengan daya beli yang tergerus, potensi penurunan penjualan dan laba menjadi nyata,” ungkap Hendra.
Hendra kembali melanjutkan, sektor ritel dan otomotif akan menjadi salah satu sektor yang terkena dampak paling besar. Emiten ritel seperti PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) dan PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) yang menyasar kelas menengah diperkirakan akan mengalami penurunan pendapatan.
Hal serupa berlaku untuk PT Astra International Tbk (ASII) di sektor otomotif, yang sebelumnya sudah terpukul oleh kenaikan harga bahan bakar dan ketidakpastian ekonomi.
Properti Cs
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






