Harga Bitcoin Melaju Seiring Optimisme Perubahan Regulasi Kripto
Tidak hanya didorong oleh kebijakan pemerintah, adopsi Bitcoin oleh institusi keuangan terus meningkat. Hal ini terlihat dari lonjakan minat terhadap Exchange Traded Funds (ETF) Bitcoin. Per 3 Januari 2025, nilai Assets Under Management (AUM) ETF Bitcoin mencapai US$ 113,52 miliar, dengan arus masuk bersih mencapai US$ 907,3 juta hanya dalam satu hari.
ETF Bitcoin spot mempermudah akses bagi bank, dana pensiun, dan hedge fund untuk terjun ke pasar kripto. Hal ini memperkuat peran Bitcoin dalam sistem keuangan mainstream.
Laporan dari BlackRock menunjukkan, alokasi Bitcoin sebesar 1-2% dalam portofolio 60/40 memberikan profil risiko imbal hasil yang sebanding dengan saham teknologi terkemuka.
Perubahan kebijakan regulasi juga mendukung legitimasi Bitcoin. Di AS, SEC mulai menerapkan kebijakan yang lebih ramah terhadap kripto, sementara Financial Conduct Authority (FCA) di Inggris mulai melonggarkan pembatasan terkait aset digital.
Dengan dukungan regulasi yang semakin kuat, adopsi institusional yang meningkat, dan ambisi pemerintahan Trump untuk mendukung Bitcoin, posisi aset kripto ini semakin kokoh sebagai aset global yang kredibel.
Gabungan faktor ini tidak hanya mempercepat legitimasi Bitcoin, tetapi juga membuka jalan bagi lonjakan pertumbuhan yang lebih besar di masa depan. Bagi investor, era baru ini dapat menjadi peluang besar untuk berpartisipasi dalam revolusi keuangan berbasis teknologi blockchain.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






