Jumat, 15 Mei 2026

Fokus pada Saham Bank Paling Recommended Ini Saja

Penulis : Jauhari Mahardhika
14 Jan 2025 | 14:28 WIB
BAGIKAN
Investor melihat pergerakan saham. (B-Universe Photo/David Gita Roza)
Investor melihat pergerakan saham. (B-Universe Photo/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id – Pertumbuhan laba per saham (earnings per share/EPS) sektor perbankan pada 2025 diperkirakan moderat sebesar 5,8% atau turun dari proyeksi 2024 yang mencapai 6,7%. Lantas, saham bank mana yang paling recommended? Apakah saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau lainnya?

Secara umum, pertumbuhan EPS sektor perbankan tahun ini yang diperkirakan sebesar 5,8% tersebut seiring dengan proyeksi pertumbuhan kredit yang moderat sebesar 9,9% atau turun dari estimasi 2024 yang sekitar 13,4%.

Pertumbuhan kredit bank yang lebih rendah itu bakal dipicu oleh segmen korporasi akibat ekspansi yang lebih moderat di sektor pertambangan dan penggalian, serta segmen UMKM yang masih dalam proses pemulihan kualitas aset.

ADVERTISEMENT

“Kami memperkirakan pertumbuhan kredit bank-bank besar akan terus mengungguli industri pada 2025, karena didukung oleh likuiditas yang lebih tinggi dan biaya dana (cost of fund/CoF) yang lebih tangguh,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas, Victor Stefano dan Naura Reyhan Muchlis dalam risetnya.

Sementara itu, likuiditas yang ketat diperkirakan terus berlanjut – terutama pada semester I-2025 – karena penerbitan dan tingginya yield Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), serta dana cadangan sekunder yang lebih rendah dan dampak insentif giro wajib minimum (GWM) yang kurang signifikan.

“Adapun risiko non-performing loan (NPL) dan cost of credit (CoC) tahun ini diprediksi lebih tinggi karena basis yang rendah pada 2024 dan ketidakpastian kondisi ekonomi,” sebut Victor.

Rekomendasi dan Target Harga Saham 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 3 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 41 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 45 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 3 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia