SSPACE (DOOH) Ungkap Penipuan Berkedok Peluang Bisnis
JAKARTA, investor.id - Belakangan ini, marak kasus penipuan yang mengatasnamakan PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) atau SSPACE. Modus yang digunakan adalah menawarkan komisi dari pekerjaan palsu atau peluang bisnis mencurigakan melalui pesan singkat atau social messaging seperti WhatsApp.
Penipuan ini telah memakan banyak korban dengan total kerugian mencapai puluhan juta, berdasarkan laporan yang diterima akun SSPACE. Menanggapi situasi ini, SSPACE mengambil langkah untuk memberikan imbauan publik.
Modus atau pola aksi pelaku adalah meminta korban mendaftar akun dengan investasi awal mulai dari Rp 20.000, disertai pengiriman data pribadi. Korban kemudian diminta menyelesaikan tugas sederhana, seperti memberikan like atau tangkapan layar dari halaman tertentu, dengan iming-iming bonus. Setelah itu, korban diminta investasi lebih besar dengan janji pengembalian hingga 2 kali lipat, tergantung jumlah investasinya.
Masyarakat Diimbau Waspada
Presiden Direktur SSPACE (DOOH, Vicktor Aritonang menegaskan bahwa PT Era Media Sejahtera Tbk (SSPACE) tidak pernah mengarahkan dan meminta data pribadi, transfer uang, deposit uang.
“Kami berkomitmen memberikan layanan terbaik dengan transparansi, kepercayaan, dan integritas. SSPACE tidak pernah terlibat dalam praktik merugikan, termasuk penipuan kepada pihak manapun dan siapapun serta dalam bentuk apapun," ujar Vicktor dikutip dari keterangan resmi, Kamis (16/1/2025).
Oleh karena itu, lanjutnya, masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan berhati-hati terhadap modus penipuan seperti ini. Apabila menerima pesan mencurigakan yang mengatasnamakan PT Era Media Sejahtera Tbk (SSPACE) masyarakat disarankan untuk segera mengabaikan pesan tersebut, memblokir dan melaporkan kontak pengirim.
Jika ragu, masyarakat dapat mengkonfirmasi dan memvalidasi lebih dulu melalui kontak resmi yang tersedia di situs web: https://sspace.id/. Untuk pihak yang mengatasnamakan SSPACE tersebut akan dilakukan penindakan hukum lebih lanjut sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler



