Ekspansi Pasar Internasional, Newport Marine (BOAT) Gelontorkan Capex US$ 1 Juta
JAKARTA, investor.id - PT Newport Marine Services Tbk (BOAT) mengaku fokus pada ekspansi pasar internasional pada 2025. Untuk itu, perseroan siap menggelontorkan capital expenditure (belanja modal/capex) sebesar US$ 1 juta pada tahun ini.
Direktur Keuangan Newport Marine Services (BOAT) Ahmad Wisya Pratama mengatakan, capex tersebut akan dialokasikan untuk peremajaan armada kapal. Hal itu untuk memastikan perusahaan tetap dapat memenuhi kebutuhan pelanggan dengan armada yang lebih modern dan efisien.
“Dengan strategi yang fokus pada peningkatan kapasitas operasional dan ekspansi di pasar internasional, perseroan optimistis akan dapat mempertahankan tren pertumbuhan positif di tahun ini dan seterusnya,” ungkap Ahmad dalam keterangan pers, Kamis (16/1/2025).
Menurut Ahmad, hal itu seiring dengan outlook untuk industri minyak dan gas bumi di tahun 2025 diprediksi akan terus tumbuh positif. Mengingat pemulihan perekonomian global dan meningkatnya permintaan energi, terutama di pasar Asia dan Timur Tengah.
Ahmad mengatakan, industri ini juga diperkirakan akan terus berkembang dengan adanya investasi baru dalam proyek-proyek energi, yang membuka peluang bagi perseroan untuk memperluas partisipasinya dalam tender penyediaan kapal untuk sektor minyak dan gas.
Lebih lanjut Ahmad menyebut, perseroan juga mengumumkan bahwa setelah adanya pembayaran signifikan kepada kreditur, dan perpanjangan tenor pinjaman hingga 2030, BOAT kini memiliki lebih banyak keleluasaan dalam pengelolaan cash flow. Dengan demikian, memungkinkan perusahaan untuk lebih aktif berpartisipasi dalam tender penyediaan kapal.
“Terutama untuk sektor minyak dan gas bumi, yang semakin meningkat di pasar internasional termasuk di kawasan Timur Tengah yang merupakan pasar penting bagi perusahaan,” tambahnya.
Kinerja Keuangan
Ahmad juga menegaskan, kinerja keuangan perseroan mengalami tren yang positif, dengan pencapaian penjualan pada September 2024 adalah sebesar US$ 8,1 juta, atau mencatatkan peningkatan sebesar 20,2% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya (Year-on-Year).
“Peningkatan ini menunjukkan kinerja yang solid dan optimisme pasar terhadap layanan yang diberikan oleh perseroan,” paparnya.
Baca Juga:
Waktunya Serok Saham Blue Chips?Kinerja positif ini, Ahmad memaparkan sejalan dengan strategi perusahaan untuk terus memperluas cakupan layanan penyediaan kapal yang terkait dengan sektor minyak dan gas bumi. Pencapaian tersebut didorong oleh peningkatan permintaan akan layanan kapal untuk eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi.
“Ditambah lagi, pemulihan harga komoditas minyak global yang telah menguntungkan perusahaan dalam beberapa bulan terakhir dari segi peningkatan harga sewa kapal,” tutupnya.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler


