Jumat, 15 Mei 2026

Baru Listing, Saham Ini Sudah Kasih Gain 465%

Penulis : Thresa Sandra Desfika
23 Jan 2025 | 10:42 WIB
BAGIKAN
Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id - Saham PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) kembali melonjak 9,7% mentok auto reject atas (ARA) ke Rp 6.500 sebelum jeda siang perdagangan 23 Januari 2025. Saham RATU saat ini dicatatkan di papan pemantauan khusus full call auction (FCA).

Saham emiten Happy Hapsoro ini pertama kali dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Januari 2025. Perseroan menggelar initial public offering (IPO) di Rp 1.150. Kini harganya sudah terbang 465,22% dalam sekejap.

Saham Raharja Energi Cepu (RATU) sebenarnya baru kena suspensi dan dibuka per sesi I perdagangan 22 Januari 2025 kemarin. Saham RATU kemudian dimasukkan di papan pemantauan khusus. BEI sebelumnya menjatuhkan suspensi terhadap saham RATU mulai sesi I tanggal 20 Januari 2025. BEI menyebutkan bahwa penerapan suspensi itu lantaran terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan atas saham RATU dan sebagai bentuk perlindungan terhadap investor.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya juga BEI menjatuhkan suspensi terhadap saham Raharja Energi Cepu (RATU) satu hari tanggal 16 Januari 2025.

Diborong Orang Dalam

Sementara itu, Direktur Utama PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), Alexandra Sinta Wahjudewanti juga pernah membeli saham perseroan.

“Orang dalam’ RATU ini memborong 200 ribu saham RATU di harga Rp 2.500/saham pada tanggal 13 januari 2025. Sehingga nilai transaksinya total Rp 500 juta.

Sebelum transaksi, Alexandra tak memiliki sama sekali saham Raharja Energi Cepu. “Tujuan transaksi, investasi,” ungkap Sekretaris Perusahaan RATU, Farah Thifal dalam keterangan resmi, Jumat (17/1/2025).

Selain itu, ramai dirumorkan bahwa konglomerat Prajogo Pangestu menjadi anchor buyer IPO Raharja Energi Cepu (RATU).

Bursa Efek Indonesia (BEI) sampai melakukan klarifikasi terkait rumor tersebut kepada PT Petrosea Tbk (PTRO), emiten dengan penerima manfaat akhir Prajogo Pangestu. Manajemen PTRO sendiri menjawab tidak mengetahui terkait hal tersebut.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 17 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 19 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia