Saham Tetiba Melonjak 206%, Ada Update Ini
JAKARTA, investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka suspensi saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) mulai sesi I, 3 Februari 2025 ini.
“Suspensi atas perdagangan saham Solusi Sinergi Digital (WIFI) di pasar reguler dan pasar tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 3 Februari 2025,” ungkap pengumuman BEI.
Sebelumnya, BEI menjatuhkan suspensi atas saham WIFI pada 31 Januari 2025. Lantaran terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan, dan dalam rangka cooling down.
Saham Solusi Sinergi Digital (WIFI) sendiri melonjak 25% mentok auto reject atas (ARA) ke Rp 1.225 pada perdagangan 30 Januari 2025. Dalam sebulan, saham WIFI mendadak terbang 206,25%.
Sebelumnya diberitakan, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI/BBNI) mengucurkan kredit investasi Rp 978 miliar ke anak usaha PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge, PT Integrasi Jaringan Ekosistem (Weave). Pendanaan ini dilakukan untuk mendukung pengembangan broadband atau jaringan internet ke 40 juta rumah tangga guna mempercepat inklusi digital masyarakat Indonesia.
Tiga Tokoh
Sementara itu, tiga tokoh ternama Indonesia, yaitu Hashim S Djojohadikusumo, Arwin Rasyid, dan Fadel Muhammad, resmi masuk dalam jajaran pemegang saham utama PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge.
Hal itu merupakan suatu tindak lanjut dari penandatangan MoU dengan perusahaan Hashim S Djojohadikusumo sebagai Adik Presiden Prabowo melalui PT Arsari Sentra Data untuk mempercepat pengembangan infrastruktur dalam memberikan layanan konektivitas kepada masyarakat luas. Dengan demikian, Hashim melalui PT Arsari Sentra Data mengambil 45% saham induk usaha WIFI yaitu PT Investasi Sukses Bersama.
Dalam keterangan resmi, WIFI yang dilaporkan kepada publik melalui laman keterbukaan informasi BEI, Jumat 10 Januari 2025, Tinawati sebagai pemegang saham telah menjual 45% saham PT Investasi Sukses Bersama kepada PT Arsari Sentra Data, sehingga terjadi perubahan kepemilikan terhadap saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) secara tidak langsung.
Hal itu menyebabkan porsi kepemilikan Tinawati di WIFI tersisa 24,8% secara tidak langsung melalui kepemilikan 99,99% PT SID dari sebelumnya sebesar 47,35% secara tidak langsung melalui kepemilikan 45,00% PT Investasi Sukses Bersama dan kepemilikan 99,99% PT SID.
Sementara itu, PT Arsari Sentra Data milik Hashim S Djojohadikusumo dari sebelumnya tak memiliki, kini menggenggam 22,55% saham WIFI secara tidak langsung melalui kepemilikan 45% PT Investasi Sukses Bersama.
Bukan hanya Adik Presiden Prabowo, rupanya pengusaha kelas kakap pemilik TEZ Capital & Finance, yaitu Arwin Rasyid yang juga pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dan Direktur Utama Bank CIMB Niaga (BNGA) membeli 27,22% saham PT Media Wiguna Nusantara dari PT Sinergi Investasi Digital.
Baca Juga:
Saham Emas Ini Diserbu“Tujuan transaksi adalah untuk investasi dengan status kepemilikan saham secara tidak langsung,” sebut Yune Marketatmo selaku Direktur Utama WIFI dalam keterbukaan informasi BEI, Jumat (10/1/2025).
Pasca transaksi, maka kepemilikan saham Arwin Rasyid di WIFI menjadi 7,50% secara tidak langsung melalui kepemilikan 27,22% PT Media Wiguna Nusantara, dibandingkan sebelumnya yang tercatat nihil.
Selanjutnya tokoh besar yang masuk dalam jajaran pemegang saham WIFI terbaru adalah politikus Senior Fadel Muhammad yang memborong saham WIFI dengan tujuan transaksi investasi.
Fadel Muhammad membeli 27,22% saham PT Media Wiguna Nusantara dari PT Sinergi Investasi Digital. Dengan transaksi itu, Fadel memiliki kuasa atas 7,50% saham WIFI secara tidak langsung melalui kepemilikan 27,22% PT Media Wiguna Nusantara.
Catatan penting yang perlu menjadi perhatian semua kalangan adalah perubahan kepemilikan saham WIFI ini melalui entitas induk perseroan sehingga tidak ada saham WIFI yang ditransaksikan.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






