Jumat, 15 Mei 2026

Rupiah Tiarap, Perang Dagang II Kian Berkobar

Penulis : Indah Handayani
3 Feb 2025 | 15:46 WIB
BAGIKAN
ilustrasi Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS  (Foto: ANTARA FOTO/ Rivan Awal Lingga/rwa)
ilustrasi Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (Foto: ANTARA FOTO/ Rivan Awal Lingga/rwa)

JAKARTA, investor.id – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup terbenam pada perdagangan Senin sore (3/2/2025). Hal itu disebabkan perang dagang Amerika Serikat (AS) jilid II kian berkobar. 

Mata uang rupiah ditutup jatuh 143,5 poin berada di level Rp 16.448 per dolar AS. Sedangkan indeks dolar terlihat naik 1,36 poin menjadi 109,7. Nilai tukar rupiah sempat ditutup melemah 48 poin berada di level Rp 16.304 per dolar AS pada Jumat (31/1/2025).

Analis mata uang Ibrahim Assuaibi mengatakan, pada perdagangan sore ini, mata uang rupiah ditutup melemah 143 point sebelumnya sempat melemah 165 poin dilevel Rp 16.448, dari penutupan sebelumnya di level Rp 16.304. “Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp 16.430 – 16.500,” ungkap Ibrahim, Senin (3/2/2025).

ADVERTISEMENT

Ibrahim mengatakan, Presiden AS Donald Trump mengenakan tarif 25% pada impor Kanada dan Meksiko, bersama dengan bea masuk 10% pada China. Ketiga negara menolak tarif tersebut dan bersumpah untuk melakukan pembalasan. Trump telah menyampaikan tarif tersebut minggu lalu, sebelum menandatangani perintah eksekutif yang memberlakukannya pada Sabtu (1/2/2025).

“Kanada merespons dengan cepat dengan menerapkan tarif balasan sebesar 25% terhadap impor dari AS. Sementara itu, China mengkritik keras kebijakan tersebut, meskipun masih membuka jalan untuk berdialog dengan AS agar konflik ini tidak semakin memburuk.,” papar Ibrahim.

Kemudian, lanjut Ibrahim, Trump memukul China dengan tarif impor 10% sebuah langkah yang menjadi pertanda buruk bagi ekonomi China yang sangat bergantung pada ekspor. Namun mengingat China telah memangkas paparan perdagangannya ke AS dalam beberapa tahun terakhir.

Gugat Tarif AS

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 12 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 44 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 55 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 59 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia