Kamis, 14 Mei 2026

Pertamina Geothermal (PGEO) Petik Hasil Ekspansi, Sahamnya Ditarget Segini

Penulis : Jauhari Mahardhika
3 Feb 2025 | 19:01 WIB
BAGIKAN
Area Lumut Balai di Sumatera Selatan yang dikelola PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO). (Foto: PGEO)
Area Lumut Balai di Sumatera Selatan yang dikelola PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO). (Foto: PGEO)

Ke depan, selain Hululais, semua proyek greenfield PGEO bakal berbasis penjualan listrik, dengan estimasi harga jual rata-rata (average selling price/ASP) sebesar US$ 9,8 sen untuk 10 tahun pertama beroperasi – berdasarkan perhitungan BRI Danareksa Sekuritas dari PP No 112/2022.

Sebab itu, BRI Danareksa Sekuritas memulai kembali cakupannya terhadap saham PGEO dengan rekomendasi beli. PGEO memiliki prospek pertumbuhan yang kuat dan proyeksi valuasi EV/EBITDA 2025 sebesar 6,5 kali dibandingkan rata-rata regional 11,6 kali.

Target harga saham PGEO dipatok sebesar Rp 1.200 berdasarkan metode valuasi discounted cash flow (DCF) pada semua proyek yang ada, yaitu Kamojang, Lahendong, Ulubelu, Lumut Balai, dan Karaha.

ADVERTISEMENT

Target harga saham PGEO tersebut mencerminkan EV/EBITDA sebesar 8,2 kali/7,8 kali. Sedangkan dengan harga saham saat ini, valuasi PGEO berada pada EV/EBITDA sebesar 6,5 kali.

Risiko utamanya jika ketersediaan atau kapasitas lebih rendah dan terjadi keterlambatan dalam jadwal proyek.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia