IHSG Merana, Kebijakan Tarif AS Mengguncang Pasar
JAKARTA, investor.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpukul 40,87 poin (0,58%) ke level 7.032,5 pada penutupan sesi I, Rabu (5/2/2025). Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan, IHSG hari ini merana karena kebijakan tarif Amerika Serikat (AS) mengguncang pasar.
Pilarmas menjelaskan, pergerakan IHSG hari ini sejalan dengan pelemahan indeks saham Asia yang dipengaruhi seputar perkembangan tarif perang dagang yang diberlakukan oleh pemerintah Amerika Serikat (AS) sehingga memunculkan sensitivitas pasar yang potensi akan terus berlanjut.
“Pasar menghadapi meningkatnya ketegangan perdagangan dan ketidakpastian ekonomi yang sedang berlangsung, di tengah meningkatnya kekhawatiran perang dagang AS-China dapat menghambat pertumbuhan global,” tulis Pilarmas dalam risetnya, Rabu (5/2/2025).
Pilarmas menambahkan, AS pada Selasa kemarin mengenakan tarif 10% pada barang-barang
China, yang mendorong pemerintahan China untuk mengumumkan tarif balasan atas ekspor AS, termasuk minyak, gas, batu bara, mobil, dan peralatan pertanian, mulai 10 Februari.
Sebelumnya dari Istana Kepresidenan AS mengatakan bahwa pembicaraan antara Donald Trump dan Xi Jinping belum dijadwalkan sehingga ini menambah ketidakpastian pasar. “Pasar tampaknya khawatir akan dampak perang dagang tersebut,” tegas Pilarmas.
Sentimen Dalam Negeri
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






