Harga Bitcoin Balik Menguat Akibat Data Inflasi AS Memanas
JAKARTA, investor.id - Pasar kripto menguat dalam 24 jam terakhir. Harga Bitcoin balik menguat akibat data inflasi Amerika Serikat (AS) yang lebih tinggi dari perkiraan.
Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Kamis (13/2/2025) pukul 7.10 WIB, kapitalisasi pasar kripto global naik 2,74% menjadi US$ 3,23 triliun dalam 24 jam. Kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) terlihat melesat 1,8% dalam 24 jam terakhir. Saat ini, harga Bitcoin di level US$ 97.668 per koin atau setara Rp 1,59 miliar (kurs, Rp 16.366).
Penguatan juga terjadi pada Ethereum (ETH) sebesar 4,5% menjadi US$ 2.728 per koin. Sedangkan Binance (BNB) melonjak 8% menjadi US$ 697 per koin.
Dikutip dari CoinDesk, Bitcoin (BTC) berhasil membalikkan arah setelah sebelumnya terjun ke level terendahnya di angka US$ 94 ribu, menyusul data inflasi AS yang jauh lebih tinggi dari yang diperkirakan.
Sementara itu, aset digital lainnya juga ikut menguat, namun Bitcoin tetap memimpin dengan lonjakan yang lebih signifikan dibandingkan dengan kenaikan 0,5% pada Indeks CoinDesk 20 secara keseluruhan.
Baca Juga:
Peluang BitcoinDi sisi lain, Ketua The Fed Jerome Powell memberikan keterangan di hadapan Kongres untuk hari kedua berturut-turut, mengungkapkan bahwa data CPI terbaru menunjukkan bahwa bank sentral sudah hampir mencapai target inflasi, meskipun belum sepenuhnya tercapai.
Aksi Ambil Untung
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






