Jumat, 15 Mei 2026

Harga Bitcoin Terkoreksi saat Jumlah Wallet Aktif Anjlok

Penulis : Indah Handayani
14 Feb 2025 | 07:26 WIB
BAGIKAN
Tiruan fisik dari sebuah mata uang virtual Bitcoin di Dortmund, Jerman barat, pada 27 Januari 2020. ( Foto: Ina Fassbender / AFP )
Tiruan fisik dari sebuah mata uang virtual Bitcoin di Dortmund, Jerman barat, pada 27 Januari 2020. ( Foto: Ina Fassbender / AFP )

JAKARTA, investor.id - Pasar kripto turun dalam 24 jam terakhir. Harga Bitcoin terkoreksi di tengah jumlah wallet aktif bitcoin anjlok, yang menandakan investor ritel mulai angkat kaki.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Jumat (14/2/2025) pukul 7.10 WIB, kapitalisasi pasar kripto global turun 1,61% menjadi US$ 3,19 triliun dalam 24 jam. Kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) terlihat jatuh 1,3% dalam 24 jam terakhir. Saat ini, harga Bitcoin di level US$ 96.453 per koin atau setara Rp 1,57 miliar (kurs, Rp 16.355).

Pelemahan juga terjadi pada Ethereum (ETH) sebesar 2,17% menjadi US$ 2.674 per koin. Sedangkan Binance (BNB) anjlok 4,64% menjadi US$ 669 per koin.

ADVERTISEMENT

Dikutip dari Cyptonews, jaringan Bitcoin mengalami penurunan signifikan dalam jumlah dompet aktif berisi saldo. Berdasarkan data Santiment per 13 Februari, Bitcoin (BTC) kehilangan sekitar 277.240 dompet aktif dalam tiga minggu terakhir, menyusut menjadi 52,45 juta dompet, level terendah dalam lima bulan.

Baca Juga:

Peluang Bitcoin

Para analis menilai penurunan ini disebabkan oleh keluarnya pedagang kecil dari pasar, dipicu oleh kekhawatiran akan penurunan harga lebih lanjut di dunia kripto. Sementara sentimen investor ritel melemah, para pemegang besar dikenal sebagai ‘whale’ dan ‘shark’, kemungkinan sedang mengakumulasi Bitcoin di harga lebih rendah.

Jumlah Wallet Aktif

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia