Jumat, 15 Mei 2026

PANI Tetiba Melonjak, Target Harganya Tak Main-main

Penulis : Thresa Sandra Desfika
14 Feb 2025 | 07:29 WIB
BAGIKAN
Lands End di PIK2 (PANI). (Foto: PIK2)
Lands End di PIK2 (PANI). (Foto: PIK2)

JAKARTA, investor.id - Saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau PIK2 melonjak lagi 8,93% ke Rp 12.200 pada perdagangan 13 Februari 2025. Sebelumnya saham ini juga menguat 8,21% pada 12 Februari.

Karena itu, dalam dua hari bursa, saham emiten properti Agung Sedayu dan Salim Group ini tetiba melejit 17,87%.

Kemarin, sebanyak 24,73 juta saham PANI ditransaksikan, frekuensi 19.722 kali, dan nilai transaksi Rp 295 miliar.

Saham PANI ada yang akumulasi. Broker JP Morgan Sekuritas Indonesia mencatatkan net buy Rp 22,9 miliar.

ADVERTISEMENT

Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Christopher Rusli dan Wilbert Ariffin sempat mengungkapkan, harga jual rata-rata (average selling price/ASP) tanah di kawasan PIK 2 cenderung premium. Hal itu wajar karena kehadiran fasilitas kelas dunia secara signifikan meningkatkan nilai tanah.

Sementara itu, beberapa proyek sedang berlangsung, salah satunya proyek MICE (meetings, incentives, conventions, and exhibition) oleh anak usaha PIK 2, yaitu PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), diharapkan dapat mendorong trafik yang signifikan ke kawasan tersebut.

“Strategi pemasaran dan penjualan PIK 2 (PANI) yang efisien makin mendukung permintaan yang berkelanjutan dan harga premium,” jelas Christopher dalam risetnya.

Emiten berkode saham PANI tersebut sebelumnya telah mengumpulkan dana sekitar Rp 23 triliun melalui dua rights issue dan dua private placement selama tiga tahun terakhir, yang menghasilkan akuisisi lahan seluas 1.345 hektare (ha). Aksi itu meningkatkan total kepemilikan lahan PANI menjadi 1.876 ha.

Meski secara substansial masih jauh di bawah total area pengembangan potensial di PIK 2 seluas 6.000 ha, namun itu menunjukkan peluang besar untuk mengakuisisi lahan di masa mendatang. “Perluasan aset ini menghadirkan peluang untuk membuka nilai yang lebih besar dan makin memperkuat posisi PANI di pasar properti,” ungkap Christopher.

Rekomendasi dan Target Harga Saham 

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia