Jumat, 15 Mei 2026

PANI Tetiba Melonjak, Target Harganya Tak Main-main

Penulis : Thresa Sandra Desfika
14 Feb 2025 | 07:29 WIB
BAGIKAN
Lands End di PIK2 (PANI). (Foto: PIK2)
Lands End di PIK2 (PANI). (Foto: PIK2)

PANI kini menonjol sebagai pengembang properti dengan landbank berkelanjutan – berbeda dengan beberapa pesaing yang tercatat di Bursa Efek Indonesia – dengan kepemilikan terkonsentrasi di kawasan PIK 2. Konfigurasi itu memungkinkan perencanaan induk yang terpadu dan alokasi ruang yang efisien untuk pengembangan berskala besar.

Rencana ambisius PANI, termasuk pelabuhan, taman hiburan, dan lintasan balap Formula 1 (F1), menyoroti manfaat strategis dari landbank yang berkesinambungan, dimana proyek besar meningkatkan nilai ekosistem dan komunitas. “Kami percaya hal itu dapat mendorong peningkatan ASP tanah PANI di masa mendatang,” sebut Christopher.

Dengan berbagai pertimbangan, Mirae Asset Sekuritas memulai rekomendasi beli saham PANI dengan target harga Rp 21.500, tak main-main. Target harga saham PANI mencerminkan nilai aset bersih (NAV) saat ini.

ADVERTISEMENT

Adapun risiko utamanya jika permintaan lebih lemah dari perkiraan, terjadi stagnasi ASP, dan periode injeksi aset yang lebih lambat dari ekspektasi.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia