Jumat, 15 Mei 2026

Harga CPO Diramal Melemah, Ekspor Lesu Jadi Biang Kerok

Penulis : Indah Handayani
17 Feb 2025 | 06:39 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi komoditas CPO. (Foto: Kemenperin/Beritasatu.com)
Ilustrasi komoditas CPO. (Foto: Kemenperin/Beritasatu.com)

JAKARTA, investor.id – Harga minyak CPO di Bursa Malaysia Derivatives (BMD) diperkirakan akan melemah pekan ini. Hal itu akibat lemahnya ekspor dalam beberapa waktu terakhir.

Trader minyak sawit David Ng mengatakan, dari India, salah satu importir terbesar CPO, terus melemah dalam beberapa pekan terakhir. Namun, ia memperkirakan situasi ini bisa membaik menjelang akhir pekan mendatang.

"Kami memperkirakan harga CPO akan bergerak di kisaran 4.500 Ringgit Malaysia hingga 4.700 Ringgit Malaysia per ton," ujar David Ng, dikutip dari Bernama, Kamis (15/2/2025).

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Senior Trader Interband Group of Companies Jim Teh memiliki pandangan berbeda. Ia memproyeksikan harga CPO akan bergerak lebih rendah, yakni antara 4.100 Ringgit Malaysia hingga 4.300 Ringgit Malaysia per ton. Meskipun, laporan terbaru dari Malaysian Palm Oil Board (MPOB) menunjukkan penurunan stok.

MPOB melaporkan bahwa stok minyak sawit olahan Malaysia turun 2,9% menjadi 790.817 ton pada Januari 2025, dari sebelumnya 814.426 ton pada Desember 2024. Sementara itu, total stok minyak sawit anjlok 7,55% menjadi 1,58 juta ton dari sebelumnya 1,71 juta ton.

Harga CPO mayoritas menguat pda pekan lalu. Berbasis mingguan (Jumat ke Jumat), kontrak berjangka CPO untuk Februari 2025 turun 56 Ringgit Malaysia menjadi 4.425 Ringgit Malaysia per ton. Sebaliknya, Maret 2025 naik 99 Ringgit Malaysia menjadi 4.700 Ringgit Malaysia per ton, April 2025 bertambah 88 Ringgit Malaysia ke 4.592 Ringgit Malaysia per ton.

Sedangkan kontrak berjangka CPO Mei 2025 meningkat 90 Ringgit Malaysia menjadi 4.499 per ton. Sementara Juni dan Juli 2025 masing-masing naik 84 Ringgit Malaysia dan 60 Ringgit Malaysia menjadi 4.404 Ringgit Malaysia dan 4.321 Ringgit Malaysia per ton.   

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia