Harga CPO Diramal Melemah, Ekspor Lesu Jadi Biang Kerok
JAKARTA, investor.id – Harga minyak CPO di Bursa Malaysia Derivatives (BMD) diperkirakan akan melemah pekan ini. Hal itu akibat lemahnya ekspor dalam beberapa waktu terakhir.
Trader minyak sawit David Ng mengatakan, dari India, salah satu importir terbesar CPO, terus melemah dalam beberapa pekan terakhir. Namun, ia memperkirakan situasi ini bisa membaik menjelang akhir pekan mendatang.
"Kami memperkirakan harga CPO akan bergerak di kisaran 4.500 Ringgit Malaysia hingga 4.700 Ringgit Malaysia per ton," ujar David Ng, dikutip dari Bernama, Kamis (15/2/2025).
Sementara itu, Senior Trader Interband Group of Companies Jim Teh memiliki pandangan berbeda. Ia memproyeksikan harga CPO akan bergerak lebih rendah, yakni antara 4.100 Ringgit Malaysia hingga 4.300 Ringgit Malaysia per ton. Meskipun, laporan terbaru dari Malaysian Palm Oil Board (MPOB) menunjukkan penurunan stok.
MPOB melaporkan bahwa stok minyak sawit olahan Malaysia turun 2,9% menjadi 790.817 ton pada Januari 2025, dari sebelumnya 814.426 ton pada Desember 2024. Sementara itu, total stok minyak sawit anjlok 7,55% menjadi 1,58 juta ton dari sebelumnya 1,71 juta ton.
Baca Juga:
Petani Sawit Kritik Perpres 5/2025Harga CPO mayoritas menguat pda pekan lalu. Berbasis mingguan (Jumat ke Jumat), kontrak berjangka CPO untuk Februari 2025 turun 56 Ringgit Malaysia menjadi 4.425 Ringgit Malaysia per ton. Sebaliknya, Maret 2025 naik 99 Ringgit Malaysia menjadi 4.700 Ringgit Malaysia per ton, April 2025 bertambah 88 Ringgit Malaysia ke 4.592 Ringgit Malaysia per ton.
Sedangkan kontrak berjangka CPO Mei 2025 meningkat 90 Ringgit Malaysia menjadi 4.499 per ton. Sementara Juni dan Juli 2025 masing-masing naik 84 Ringgit Malaysia dan 60 Ringgit Malaysia menjadi 4.404 Ringgit Malaysia dan 4.321 Ringgit Malaysia per ton.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






